- REUTERS/Ciro De Luca
Juventus Siap Gigit Jari, Gelandang AC Milan Bakal Putuskan Masa Depannya Jelang Bursa Transfer Ditutup dan Bukan ke Turin
Jakarta, tvOnenews.com - Masa depan Youssouf Fofana bersama AC Milan semakin mendekati kepastian. Gelandang asal Prancis itu dikabarkan segera menentukan klub barunya.
Fofana menjadi salah satu pemain yang berpotensi meninggalkan San Siro pada bursa transfer musim panas 2026. Situasi tersebut tidak lepas dari perubahan rencana Milan di bawah asuhan Ruben Amorim.
Sejak kedatangan Amorim, Fofana belum menjadi pilihan utama di lini tengah. Pelatih asal Portugal itu lebih mengutamakan pemain yang dianggap sesuai dengan sistem permainannya.
Kondisi tersebut membuat masa depan Fofana di Milan semakin tidak menentu. Padahal, sang gelandang sebelumnya menjadi bagian penting dalam skuad Rossoneri.
Sejumlah klub sempat dikaitkan dengan Fofana sepanjang bursa transfer musim panas. Namun, Juventus dan Real Betis kini dipastikan bukan menjadi tujuan pemain berusia 27 tahun tersebut.
Pakar transfer Matteo Moretto mengungkap perkembangan terbaru mengenai situasi Fofana. Ia menyebut keputusan sang pemain diperkirakan akan dibuat dalam waktu dekat.
“Keputusan mengenai masa depan Youssouf Fofana diperkirakan akan dibuat hari ini. Gelandang Milan tersebut memiliki beberapa pilihan, bukan Betis maupun Juventus,” tulis Moretto.
Menurut Moretto, Galatasaray menjadi salah satu klub yang telah mengambil langkah konkret. Klub asal Turki itu mengajukan proposal peminjaman dengan opsi pembelian untuk mendapatkan Fofana.
Selain Galatasaray, sejumlah klub Premier League juga disebut tertarik. Mereka menggunakan skema serupa untuk mencoba membawa gelandang asal Prancis tersebut meninggalkan Milan.
Situasi itu membuat Fofana kini harus menentukan pilihan terbaik untuk kelanjutan kariernya. Galatasaray bahkan disebut menjadi salah satu destinasi yang paling mungkin baginya.
Peluang Fofana bergabung dengan Galatasaray semakin menarik karena klub tersebut juga dikaitkan dengan kepindahan Rafael Leao. Jika terealisasi, Fofana berpotensi kembali bermain bersama mantan rekan setimnya.
Meski demikian, keputusan akhir tetap berada di tangan Fofana. Sang pemain perlu mempertimbangkan proyek klub, peluang bermain, serta skema transfer yang ditawarkan.
Bagi Milan, kepergian Fofana bisa menjadi bagian dari perombakan skuad. Rossoneri dapat memperoleh ruang dalam komposisi tim sekaligus menyesuaikan lini tengah dengan kebutuhan Amorim.
Sementara itu, Fofana membutuhkan klub yang mampu memberikan kesempatan bermain lebih besar. Setelah menjadi pemain penting Milan, dirinya tentu ingin kembali mendapatkan peran signifikan di tim barunya.
Jika memilih Galatasaray, Fofana akan membuka lembaran baru di Liga Turki. Namun, opsi bergabung dengan klub Premier League masih terbuka selama belum ada keputusan final.
Dengan Juventus dan Betis keluar dari persaingan, perhatian kini tertuju pada Galatasaray dan klub-klub Inggris. Dalam waktu dekat, keputusan Fofana diperkirakan akan mengakhiri spekulasi mengenai masa depannya.
(sub)