- REUTERS/Marcelo Del Pozo
Real Madrid Hampir Gagal Kalahkan Inter Milan, Jose Mourinho: Itu Bisa Berakhir 6-6
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menilai bahwa duel kontra Inter Milan bisa berakhir dengan skor imbang 6-6. Pertandingan pertama Los Blancos di Liga Champions telah menyajikan pertarungan seru.
Madrid menjamu Inter di Santiago Bernabeu pada Rabu (9/9/2026) dini hari tadi WIB. Mereka berupaya bangkit setelah dikalahkan Real Betis dengan skor 0-1 di Liga Spanyol pada akhir pekan lalu.
Tuan rumah sudah sukses membuka skor sejak menit ke-14 melalui Kylian Mbappe. Hanya sembilan menit berselang, Madrid mencetak gol keduanya melalui Federico Valverde.
Inter baru bisa membalas di menit ke-77 melalui Carlos Augusto. Namun, Nerazzurri punya banyak peluang untuk menyamakan skor di menit-menit akhir.
Kedua tim sama-sama berlimpahkan peluang, dengan Madrid sukses melepaskan tembakan tepat sasaran sebanyak sembilan kali dari sembilan percobaan. Sedangkan Inter melepaskan 15 kali tembakan, yang delapan di antaranya tepat sasaran.
Setelah laga, Mourinho menekankan bahwa pertandingan ini bisa berakhir dengan hujan gol atau bahkan imbang 6-6. Dia melihat laga ini sebagai duel yang gila, dan menekankan bahwa Real Madrid harusnya bisa mencetak gol lebih banyak.
“Intinya adalah pertandingan bisa saja berakhir 6-6 atau semacamnya. Kami memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol,” kata Mourinho, dilansir Managing Madrid.
“Pertandingan itu gila, semacam kegilaan yang tidak saya sukai. Saya lebih suka mencetak lima, enam, atau tujuh poin, tetapi dengan kendali penuh dan tidak membutuhkan kiper yang benar-benar luar biasa,” tambahnya.
The Special One kemudian menyoroti lini pertahanan Madrid. Salah satu yang disoroti adalah Trent Alexander-Arnold yang tampil sebagai salah satu gelandang di laga ini.
“Sulit bermain dengan Trent, yang kerja kerasnya saya hargai, tetapi karakteristiknya tidak ideal untuk posisi itu. Saya ingin melakukan pergantian pemain lebih awal, tetapi jika Anda melihat gol-gol yang kami kebobolan, itu disebabkan oleh kelengahan dalam intensitas pertahanan,” tambahnya.
“Tetapi ketika kami bermain kompak, kami sangat bagus. Valverde menafsirkan struktur permainan dengan baik. Dan saya tidak bisa memisahkan kata-kata saya dari konteks bahwa kami bermain melawan tim hebat, dengan seribu pilihan,” tandasnya.