- melbournevictory.com.au
Resmi! Eks Bintang MU dan Chelsea Batal Main di GBLA Lawan Persib pada ACL 2
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari Melbourne Victory menjelang duel kontra Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027. Mantan bintang Manchester United (MU) dan Chelsea, Juan Mata dipastikan tidak lagi berstatus sebagai pemain Melbourne Victory sehingga batal tampil di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Melbourne Victory secara resmi mengumumkan bahwa Juan Mata mengakhiri komitmennya sebagai pemain setelah melalui pertimbangan matang mengenai kelanjutan kariernya. Keputusan tersebut membuat sosok berusia 38 tahun itu tidak akan memperkuat Melbourne Victory ketika bertandang ke markas Persib pada fase grup ACL 2.
Persib dan Melbourne Victory tergabung di Grup E ACL 2 2026-2027 bersama FC Seoul dari Korea Selatan serta wakil Vietnam, The Cong-Viettel. Berdasarkan jadwal resmi Melbourne Victory, pertandingan Persib kontra Melbourne Victory akan berlangsung di GBLA pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Kepergian Mata tentu menjadi kehilangan besar bagi Melbourne Victory, mengingat sang pemain baru saja menjalani musim luar biasa di kompetisi sepak bola Australia. Pada musim 2025-2026, ia mampu menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam perjalanan Melbourne Victory.
- aleagues.com.au
Mata tercatat membukukan lima gol dan 13 assist dari 24 pertandingan bersama Melbourne Victory. Performa tersebut membuatnya meraih Johnny Warren Medal sebagai pemain terbaik A-League sekaligus memenangkan Victory Medal 2026.
Kualitas Mata sebenarnya sudah tidak perlu diragukan lagi. Pemain asal Spanyol itu pernah menjadi bagian penting Chelsea dan Manchester United, selain memiliki pengalaman memperkuat Valencia serta Timnas Spanyol.
Bersama Chelsea, Mata pernah merasakan gelar Liga Champions dan Piala FA, sedangkan ketika memperkuat Manchester United, ia mengoleksi trofi Piala FA, Piala Liga, Community Shield, serta Liga Europa.
Mata kemudian bergabung dengan Melbourne Victory pada September 2025 untuk menjalani musim 2025/2026. Kehadirannya langsung memberikan dampak besar dan membuat klub Australia tersebut mendapatkan tambahan kreativitas di lini tengah.
- VIVA
Kini, Mata memilih mengakhiri kiprahnya sebagai pemain dan akan lebih fokus menjalankan perannya dalam kelompok pemilik Melbourne Victory. Ia juga akan terlibat dalam komite sepak bola klub yang baru dibentuk, sembari mempertimbangkan langkah berikutnya dalam karier dari kediamannya di Eropa.
Direktur Sepak Bola Melbourne Victory, John Didulica, memberikan penghormatan tinggi atas kontribusi yang telah diberikan Mata sepanjang musim lalu.
“Musim 2025/26 Juan akan selalu dikenang oleh para penggemar Victory dan harus dihargai oleh semua pendukung olahraga sepak bola di Australia. Cara dia bermain di lapangan dan cara dia bersikap di sekitar Klub sangatlah patut dicontoh.," ujar Dudulica dalam pernyataan resminya pada Jumat (11/9/2026).
Didulica juga mengungkapkan kebahagiaannya karena Mata tetap memiliki hubungan kuat dengan Melbourne Victory meski tidak lagi menjadi bagian dari skuad sebagai pemain.
“Kami berterima kasih atas semua yang telah ia berikan dan sangat senang bahwa, setelah ia memilih untuk bergabung dengan Melbourne Victory, ia mampu unggul dalam budaya yang kuat dan lingkungan berkinerja tinggi yang telah dibangun di sini selama beberapa tahun," katanya.
“Semua orang di Klub sangat gembira bahwa dia adalah bagian dari kelompok pemilik kami dan, di masa depan, berharap kecerdasan sepak bolanya dapat memimpin komite sepak bola kami," lanjutnya.
Mata sendiri mengaku menikmati setiap momen selama menjalani musim pertamanya bersama Melbourne Victory. Pengalaman tersebut bahkan membuat mantan pemain Manchester United dan Chelsea itu kembali menemukan kecintaannya terhadap sepak bola.
“Saya menyukai setiap menitnya dan sangat menikmati semua yang kami raih musim lalu, kembali jatuh cinta pada sepak bola di tempat yang begitu istimewa, di kota yang luar biasa yang merupakan suatu kehormatan untuk disebut sebagai rumah," ujar Mata.
“Terima kasih kepada rekan-rekan setim, staf, dan Dewan Direksi atas sambutan hangat, dukungan yang luar biasa, dan kesempatan yang diberikan kepada saya untuk memberikan yang terbaik bagi Klub yang luar biasa ini serta para anggota dan penggemar yang dukungannya masih saya rasakan setiap hari," ucapnya.
“Sekarang saya bersemangat tentang babak selanjutnya, bersama-sama percaya pada masa depan sepak bola Australia dan menginspirasi generasi penerus pemain dan pendukung Melbourne Victory," pungkasnya.
Dengan keputusan tersebut, Persib tidak akan berhadapan langsung dengan salah satu pemain paling berpengalaman di skuad Melbourne Victory ketika kedua tim bertemu di GBLA. Laga tersebut tetap menjadi pertandingan penting karena Melbourne Victory akan datang sebagai salah satu pesaing Persib untuk memperebutkan tiket ke fase berikutnya ACL 2. (fan)