- tvOnenews/Julio Tri Saputra
Kabar Buruk Beruntun Terpa Timnas Indonesia di Eropa, Para Bintang Garuda Bernasib Apes dan Telan Kekalahan Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Kabar kurang menggembirakan datang dari sejumlah pemain Timnas Indonesia di Eropa. Beberapa bintang Garuda harus menerima hasil mengecewakan bersama klub masing-masing.
Tiga pemain Indonesia di Eredivisie mendapat hasil berbeda pada pekan keenam. Dean James meraih hasil imbang, sedangkan Justin Hubner dan Ole Romeny menelan kekalahan telak.
Dean James tampil sebagai starter saat Go Ahead Eagles menjamu Groningen. Laga di De Adelaarshorst, Sabtu (12/9) malam WIB, berakhir dengan skor 1-1.
Dean dipercaya bermain sejak menit pertama. Bek Timnas Indonesia itu kemudian ditarik keluar pada menit ke-78.
Groningen lebih dahulu membuka keunggulan pada menit ke-32. Brynjolfur Willumsson membawa tim tamu unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Go Ahead Eagles baru mampu membalas pada babak kedua. Soren Tengstedt mencetak gol pada menit ke-82 untuk mengubah skor menjadi 1-1.
- Go Ahead Eagles
Tidak ada gol tambahan hingga pertandingan berakhir. Hasil tersebut membuat Go Ahead Eagles berada di posisi kedelapan dengan sembilan poin.
Groningen menempati posisi kesembilan dengan koleksi delapan poin. Dean James dan kolega pun harus puas berbagi angka di kandang sendiri.
Hasil lebih buruk dialami Justin Hubner dan Ole Romeny. Keduanya menjadi bagian dari Fortuna Sittard yang dihantam Ajax Amsterdam dengan skor 1-5.
Pertandingan di Fortuna Sittard Stadion, Minggu dini hari WIB, juga mempertemukan tiga pemain asal Indonesia. Hubner dan Romeny membela Fortuna, sedangkan Maarten Paes berada di kubu Ajax.
Hubner tampil penuh selama pertandingan. Sementara itu, Romeny bermain hingga menit ke-89.
Paes tidak diturunkan dalam laga tersebut. Kiper Timnas Indonesia itu masih menjadi penjaga gawang kedua Ajax setelah kedatangan Marc-Andre ter Stegen.
Ajax membuka keunggulan melalui Julian Brandt pada menit ke-35. Fortuna kemudian menyamakan kedudukan lewat Anthony Descotte pada menit ke-52.
- fortunasittard.nl
Gol tersebut justru menjadi awal petaka bagi Fortuna Sittard. Ajax kembali mencetak gol dan akhirnya menambah empat gol lainnya.
Thilo Kehrer, Davy Klaassen, Kasper Dolberg, dan Youri Baas bergantian mencatatkan nama di papan skor. Ajax pun menutup pertandingan dengan kemenangan telak 5-1.
Hasil tersebut membuat Fortuna Sittard berada di posisi ketujuh dengan 10 poin. Ajax menempati peringkat kelima dengan koleksi 10 poin dari lima pertandingan.
Kabar kurang baik lainnya datang dari Spanyol. Emil Audero menjalani debut bersama Rayo Vallecano saat menghadapi Real Madrid di Santiago Bernabeu.
Rayo harus mengakui keunggulan Madrid dengan skor 1-4. Audero sebenarnya tampil cukup solid dengan mencatatkan tujuh penyelamatan.
Penampilan apik tersebut belum cukup untuk menyelamatkan Rayo dari kekalahan. Madrid tampil dominan dan mampu memanfaatkan sejumlah kesalahan lawannya.
Kylian Mbappe membuka keunggulan Madrid melalui titik penalti. Alvaro Carreras kemudian menggandakan keunggulan Los Blancos tiga menit berselang.
Jude Bellingham menambah penderitaan Rayo sebelum turun minum. Madrid memasuki jeda dengan keunggulan tiga gol tanpa balas.
Rayo sempat memperkecil ketertinggalan melalui Sergio Camello. Namun, Mbappe kembali mencetak gol pada penghujung laga untuk memastikan kemenangan Madrid 4-1.
Audero beberapa kali menunjukkan refleks penting sepanjang pertandingan. Sayangnya, performa tersebut belum mampu menghindarkan Rayo dari kekalahan di kandang Madrid.
Hasil itu membuat Real Madrid mengoleksi 12 poin dan berada di posisi kedua klasemen. Rayo Vallecano sementara menempati peringkat ke-15 dengan empat poin.
Nasib kurang beruntung juga dialami Kevin Diks bersama Borussia Moenchengladbach. Gladbach harus menelan kekalahan telak 0-5 dari Freiburg di Bundesliga.
Pertandingan tersebut berlangsung di Europa-Park Stadion, Sabtu (12/9/2026) malam WIB. Gladbach sebenarnya sempat memberikan tekanan pada 10 menit awal pertandingan.
Ko Itakura dan Robin Hack sempat mendapatkan peluang. Namun, usaha mereka belum mampu mengubah kedudukan.
Freiburg kemudian membuka keunggulan pada menit ke-23. Yannik Engelhardt memanfaatkan kesalahan kiper Moritz Nicolas untuk membawa tuan rumah unggul.
Enam menit kemudian, Freiburg kembali mencetak gol. Igor Matanovic membuat Gladbach semakin tertinggal 0-2.
Kevin Diks dan rekan-rekannya kemudian harus bekerja keras menahan gempuran Freiburg. Tuan rumah tampil agresif dan terus memberikan tekanan.
Situasi semakin sulit setelah Gladbach kehilangan satu pemain. Tim Kleindienst menerima kartu kuning kedua pada menit ke-52 dan membuat tim tamu bermain dengan 10 orang.
Freiburg memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan sangat baik. Matanovic mencetak gol keduanya pada menit ke-77 untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Dua menit berselang, Engelhardt juga mencetak gol keduanya. Freiburg kemudian unggul empat gol tanpa balas atas Gladbach.
Penderitaan Gladbach belum berakhir hingga pertandingan memasuki menit ke-86. Maximilian Eggestein mencetak gol kelima yang memastikan kemenangan Freiburg 5-0.
Hasil-hasil tersebut menjadi rapor kurang memuaskan bagi sejumlah pemain Indonesia di Eropa. Situasi itu tentu bukan kabar ideal menjelang agenda FIFA ASEAN Cup 2026.
Dean James masih mampu membawa Go Ahead Eagles meraih satu poin. Namun, Hubner, Romeny, Audero, dan Diks harus menerima hasil pahit bersama klub masing-masing.
(sub)