- REUTERS/David Klein
Lamine Yamal Jadi Bintang, Tiki-Taka Spanyol Menggila: 25 Operan dalam 70 Detik Bikin Kroasia Tak Berkutik
tvOnenews.com - Timnas Spanyol kembali menunjukkan kualitas permainan menyerang mereka dengan aksi luar biasa saat menghadapi Kroasia. La Furia Roja bahkan membutuhkan 70 detik untuk membangun serangan melalui 25 operan tanpa sekalipun memberikan kesempatan kepada lawan untuk menyentuh bola.
Media Spanyol, Marca, melaporkan bahwa rangkaian operan tersebut berujung pada gol cepat melalui kombinasi permainan yang sangat apik. Spanyol bahkan mampu mencetak gol dari peluang menyerang pertama mereka.
Sebelumnya, Spanyol juga mengawali pertandingan dengan gol cepat ketika menghadapi Inggris di Stadion Wembley, London. Kini, mereka kembali mengulanginya saat menjamu Kroasia dalam pertandingan UEFA Nations League di Sevilla.
- REUTERS/Marcelo Del Pozo
Pada 30 September waktu setempat, Spanyol hanya membutuhkan sekitar satu menit untuk membuka keunggulan. Sosok yang kembali mencatatkan namanya di papan skor adalah bintang muda mereka, Lamine Yamal.
Gol tersebut tercipta setelah Spanyol memainkan bola sebanyak 25 kali dalam rentang waktu 70 detik. Kroasia sama sekali tidak mampu menyentuh bola sepanjang rangkaian serangan tersebut.
Lamine Yamal kemudian menyelesaikan kerja sama apik itu dengan satu sentuhan untuk membawa Spanyol unggul. Gol tersebut langsung disambut sorak-sorai para pendukung tuan rumah di stadion.
Bagi Yamal, gol tersebut menjadi gol kesembilannya bersama tim nasional Spanyol. Ia juga untuk kedua kalinya berhasil mencetak gol dalam dua pertandingan internasional secara beruntun.
Sebelumnya, Lamine Yamal pernah melakukan hal serupa ketika mencetak gol pada leg kedua perempat final UEFA Nations League 2024/2025 melawan Belanda di Mestalla, kemudian kembali mencetak gol pada semifinal menghadapi Prancis di Stuttgart pada Juni.
Dari sembilan gol yang telah dicetak Yamal sejak menjalani debut bersama timnas Spanyol pada September 2023, tiga di antaranya lahir dalam lima menit pertama pertandingan. Selain melawan Kroasia, catatan tersebut juga terjadi saat menghadapi Siprus dan Inggris.
Meski Yamal menjadi pemain yang mendapat sorotan utama berkat penyelesaian akhirnya, gol tersebut juga memperlihatkan karakter permainan Spanyol yang mengandalkan penguasaan bola dan kombinasi umpan cepat.
Marca menilai gaya bermain tersebut menjadi salah satu kekuatan utama Spanyol. Bahkan, kualitas para pemain yang mereka miliki di sektor sayap disebut berada pada level yang belum pernah mereka rasakan sebelumnya.
Permainan kolektif Spanyol kembali terlihat dalam proses terciptanya gol berikutnya. Pedri menjadi salah satu pemain yang berperan penting melalui umpan briliannya, sementara Pouvill menunjukkan kecerdikan dalam mengalirkan bola.
Kolaborasi tersebut kemudian membuka ruang bagi Yamal untuk berhadapan satu lawan satu dengan kiper Kroasia, Dominik Livaković. Livaković sempat berada dalam situasi sulit karena harus memilih antara menutup ruang tembak atau mengantisipasi kemungkinan umpan.
Lamine Yamal memanfaatkan keraguan tersebut dengan melepaskan tembakan yang kemudian bersarang di gawang Kroasia.
- Reuters/ Evrim Aydin / Anadolu
Dalam pertandingan tersebut, Yamal tampil luar biasa dengan mencetak dua gol dan satu assist. Kontribusinya membantu Spanyol meraih kemenangan telak 4-1 atas Kroasia.
Yamal kemudian ditarik keluar pada menit ke-68 babak kedua ketika Spanyol sudah unggul 3-1. Ia digantikan Victor Muñoz dan mendapatkan tepuk tangan meriah dari para pendukung tuan rumah.
Kemenangan tersebut juga memperpanjang catatan impresif Spanyol. La Furia Roja kini telah melewati 40 pertandingan internasional secara beruntun tanpa mengalami kekalahan.