- AFC
Persib Menang atas Viettel, Kok Ranking Liga Indonesia Malah Disalip Kamboja? Ini Penyebabnya
Jakarta, tvOnenews.com - Ranking Liga Indonesia di Asia kembali mengalami penurunan setelah disalip Kamboja dalam pembaruan koefisien AFC. Situasi ini cukup mengejutkan mengingat Persib Bandung baru saja meraih kemenangan di AFC Champions League Two 2026-2027.
Maung Bandung sebelumnya berhasil mengalahkan The Cong-Viettel FC dengan skor 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (14/10/2026). Gol penalti Mariano Peralta memastikan Persib meraih kemenangan kedua sekaligus mengumpulkan enam poin di Grup E.
Kemenangan tersebut sebenarnya sempat mendongkrak posisi Indonesia dalam ranking kompetisi antarklub Asia. Namun, situasi berubah hanya sehari berselang setelah dua wakil Kamboja mendapatkan hasil positif.
Berdasarkan pembaruan Footy Rankings per Kamis (15/10/2026), Indonesia kini berada di peringkat ke-18 Asia dengan koleksi 27,759 poin. Sementara itu, Kamboja berhasil melesat ke posisi ke-16 dengan mengumpulkan 28,474 poin.
Dengan demikian, Indonesia kini tertinggal 0,715 poin dari Kamboja dalam persaingan koefisien AFC. Padahal, kemenangan Persib sebelumnya telah memberikan tambahan satu poin bagi Indonesia.
Lantas, mengapa Liga Indonesia justru kembali disalip Kamboja meskipun Persib berhasil mengalahkan wakil Vietnam?
Penyebab utamanya berasal dari penampilan dua klub Kamboja yang sama-sama berlaga di AFC Champions League Two. Phnom Penh Crown dan Preah Khan Reach Svay Rieng berhasil menyumbangkan tambahan koefisien yang lebih besar.
Phnom Penh Crown lebih dahulu membuat kejutan ketika menghadapi klub Korea Selatan, Gangwon FC, Kamis (15/10/2026). Bermain di Stadion Gangneung, wakil Kamboja tersebut sukses mencuri kemenangan dengan skor 2-1.
Hasil tersebut membuat Phnom Penh Crown mengoleksi dua kemenangan beruntun dalam kompetisi musim ini. Mereka sekaligus mempertahankan posisi puncak klasemen sementara Grup H dengan enam poin.
Kejutan berikutnya datang dari Preah Khan Reach Svay Rieng yang menghadapi klub China, Shanghai Shenhua. Bermain di kandang sendiri, Svay Rieng berhasil menahan imbang lawannya dengan skor 0-0.
Meski tidak meraih kemenangan, hasil imbang tersebut tetap memberikan tambahan poin bagi Kamboja. Kombinasi hasil kedua klub itulah yang akhirnya membuat koefisien Kamboja melampaui Indonesia.
Mengapa Poin Kamboja Lebih Besar dari Indonesia?
Berdasarkan regulasi AFC, kemenangan di fase grup ACL Two bernilai dua poin koefisien klub setelah penyesuaian tingkat kompetisi. Sementara itu, hasil imbang memberikan sekitar 0,667 poin dalam penghitungan yang sama.
Perolehan tersebut kemudian dirata-ratakan berdasarkan jumlah wakil masing-masing negara yang mengikuti kompetisi antarklub AFC. Indonesia sendiri memiliki dua wakil musim ini, yakni Persib Bandung dan Borneo FC.
Dengan perhitungan tersebut, kemenangan Persib atas Viettel menghasilkan tambahan satu poin koefisien bagi Indonesia. Angka itu berasal dari dua poin kemenangan yang dibagi berdasarkan dua wakil Indonesia.
Sementara itu, Kamboja mendapatkan dua poin dari kemenangan Phnom Penh Crown dan sekitar 0,667 poin berkat hasil imbang Svay Rieng. Setelah dibagi dua wakil, tambahan koefisien Kamboja mencapai sekitar 1,333 poin.
Tambahan tersebut membuat perolehan Kamboja meningkat dari 27,141 menjadi 28,474 poin. Sebaliknya, Indonesia masih bertahan dengan 27,759 poin setelah kemenangan terakhir Persib. (fan)