news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Napoli Antonio Conte.
Sumber :
  • REUTERS/Alberto Lingria

Eks Bintang Napoli Blak-blakan! Antonio Conte Disebut Biang Keladi Badai Cedera

Mantan bek Napoli, Alessandro Renica, memicu perdebatan setelah menyalahkan pelatih Antonio Conte atas panjangnya daftar cedera tim musim ini.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 21:52 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan bintang Napoli, Alessandro Renica, memicu perdebatan setelah menyalahkan pelatih Antonio Conte atas panjangnya daftar cedera tim musim ini.

Renica menilai metode latihan yang diterapkan Conte berdampak signifikan terhadap kondisi fisik para pemain. Ia menyampaikan pandangannya dalam wawancara bersama Stile TV, yang kemudian dikutip CalcioMercato.

Renica membela Napoli selama enam musim pada periode 1985–1991. Ia turut mempersembahkan dua gelar Serie A, satu Coppa Italia, dan satu Piala UEFA untuk klub asal Italia selatan tersebut.

Musim ini, Napoli kerap terganggu masalah kebugaran pemain. Sejumlah nama seperti Kevin De Bruyne, Andre-Frank Zambo Anguissa, Billy Gilmour, dan Amir Rrahmani sempat absen dalam berbagai kesempatan akibat cedera.

Menurut Renica, intensitas dan karakter sesi latihan Conte di pusat latihan Castel Volturno menjadi akar persoalan.

“Saya yakin semua cedera ini terkait dengan metode latihan Conte,” ujar Renica.

“Saya belum pernah mengikuti sesi latihannya, tetapi Anda hanya perlu mendengarkan apa yang dikatakan para pemain. De Bruyne, misalnya, mengatakan bahwa dalam sepuluh tahun di Manchester City dia tidak pernah berlari sebanyak yang dia lakukan dalam tiga bulan di Napoli. Latihan kering yang berlebihan cenderung membuat otot stres, dan di situlah cedera terjadi,” katanya.

Renica mengaku memiliki lisensi kepelatihan dan pernah mencoba metode serupa. Ia menyebut pendekatan latihan fisik berat berisiko memicu banyak masalah otot.

Ia juga menyoroti kondisi Rrahmani yang dinilai mengkhawatirkan. Bek tersebut disebut telah mengalami cedera otot untuk ketiga kalinya musim ini.

“Dia praktis tak tergantikan di lini pertahanan. Ketersediaannya yang hanya sesekali benar-benar merugikan,” ujar Renica.

Meski demikian, Renica tetap mengakui kualitas Conte sebagai pelatih. Ia menyebut mantan pelatih tim nasional Italia itu sebagai sosok yang kuat secara taktik dan memiliki mentalitas pemenang.

Namun, Renica menilai masih ada aspek yang perlu diperbaiki.

“Dari segi fisik, sangat disayangkan dia tidak berusaha meningkatkan kemampuannya. Gagal lolos dari fase grup Liga Champions musim ini melawan lawan-lawan tersebut sangat signifikan. Saya pikir itu adalah keterbatasan yang nyata,” tuturnya.

Terkait kualitas skuad, Renica justru memberikan penilaian positif. Ia menempatkan Napoli sejajar dengan Inter Milan sebagai tim terkuat di Serie A saat ini.

“Namun, ketika delapan pemain dengan level seperti itu absen, situasinya menjadi sangat rumit,” kata Renica.

Ia menilai, dengan komposisi pemain yang dimiliki, Napoli seharusnya mampu berbuat lebih banyak musim ini, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral