news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Sassuolo Fabio Grosso dan Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Sumber :
  • Sassuolo / instagram Jay Idzes

Sindiran Halus Pelatih Sassuolo ke Jay Idzes Usai Timnya Tumbang dari Genoa: Banyak Kesalahan Kecil

Sindiran halus Fabio Grosso untuk Jay Idzes usai Sassuolo kalah 1-2 dari Genoa. Begini kata sang pelatih.
Senin, 13 April 2026 - 11:52 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pelatih Fabio Grosso memberikan sorotan khusus usai US Sassuolo Calcio tumbang 1-2 dari Genoa CFC dalam lanjutan Serie A 2025/2026.

Dalam laga yang berlangsung di Stadio Luigi Ferraris, Minggu (12/4/2026), satu momen krusial di lini belakang jadi perhatian.

Sejak awal pertandingan, kedua tim tampil agresif.

Tuan rumah membuka keunggulan lewat sepakan jarak jauh Ruslan Malinovskyi pada menit ke-18, yang membawa Genoa unggul hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Sassuolo sempat menunjukkan respons yang cukup baik.

Tekanan yang dibangun akhirnya berbuah gol penyama melalui sontekan Ismaël Koné pada menit ke-57.

Momentum sempat berpihak ke tim tamu yang mulai menguasai jalannya laga.

Namun, ketika pertandingan terlihat akan berakhir imbang, kelengahan di lini belakang menjadi petaka.

Pada menit ke-84, Caleb Ekuban sukses mencetak gol kemenangan setelah menerima umpan dari Junior Messias.

Dalam prosesnya, Ekuban mampu lepas dari pengawalan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes di Liga Italia
Sumber :
  • instagram.com/sassuolocalcio/

Momen tersebut menjadi perhatian utama Grosso.

Meski tidak menyebut nama secara langsung dalam kritiknya, situasi kehilangan fokus di lini pertahanan jelas menjadi pesan tersirat bagi para pemain belakang, termasuk Idzes.

“Kami sebenarnya bermain dengan baik. Sayang sekali karena jika melihat bagaimana gol-gol terjadi, itu datang dari situasi di mana kami lengah,” ujar Grosso dikutip dari Tutto Mercato.

Dia menegaskan kekalahan ini tidak lepas dari kesalahan kecil akibat kurang fokus. 

Menurut dia, detail kecil menjadi pembeda dalam pertandingan melawan tim berkualitas.

“Kesalahan-kesalahan kecil karena kurang fokus, dan ketika menghadapi lawan berkualitas, hal seperti itu bisa dimanfaatkan dan harus dibayar mahal,” katanya.

Grosso mengaku kecewa karena performa tim sebenarnya cukup menjanjikan.

Dia menyayangkan hasil akhir tidak sejalan dengan permainan di lapangan.

“Sangat disayangkan karena secara keseluruhan penampilan kami sebenarnya sudah bagus,” ujarnya.

Secara statistik, Sassuolo mampu memberikan perlawanan seimbang.

Namun dalam kompetisi seketat Serie A, konsistensi dan konsentrasi sepanjang 90 menit kerap menjadi faktor penentu.

Hal ini pula yang membedakan tim papan tengah dengan tim yang lebih matang dalam memanfaatkan peluang.

Kekalahan ini membuat Sassuolo tertahan di papan tengah klasemen, tepatnya di posisi ke-11 dengan koleksi 42 poin. 

Persaingan di zona ini terbilang rapat, di mana selisih poin antar tim relatif tipis sehingga setiap laga memiliki dampak besar terhadap posisi klasemen.

Bagi Jay Idzes, laga ini bisa menjadi pelajaran penting dalam proses adaptasinya di sepak bola Italia yang dikenal taktis dan minim kesalahan. 

Sebagai bek, konsentrasi dan positioning menjadi aspek krusial yang terus diuji di setiap pertandingan.

Sassuolo sendiri tak punya banyak waktu untuk terus meratapi hasil ini.

Mereka dijadwalkan menghadapi Como 1907 pada Jumat (17/4/2026).

Laga tersebut menjadi kesempatan bagi Idzes dan rekan-rekannya untuk bangkit sekaligus memperbaiki kesalahan.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:30
01:12
00:54
04:58
01:08
03:22

Viral