news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Real Madrid kalah 2-3 dari tim kasta kedua Liga Spanyol, Albacete.
Sumber :
  • Instagram @realmadrid

Mengenal Albacete, Tim Papan Rendah yang Bikin Real Madrid Tersingkir Dramatis di Copa del Rey

Langkah Real Madrid di Copa del Rey 2025/2026 harus terhenti secara mengejutkan dari Albacete Balompie. Berikut profil klub kasta kedua Liga Spanyol itu.
Kamis, 15 Januari 2026 - 15:40 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Langkah Real Madrid di Copa del Rey 2025/2026 harus terhenti secara mengejutkan.

Bertandang ke Stadion Carlos Belmonte, Los Blancos dipaksa menyerah dari Albacete, tim kasta kedua Liga Spanyol, dalam laga babak 16 besar yang penuh drama dan emosi.

Di bawah arahan pelatih anyar Álvaro Arbeloa, Real Madrid datang dengan ekspektasi tinggi.

Real Madrid
Sumber :
  • Real Madrid

Namun, ambisi tersebut runtuh setelah Albacete tampil tanpa rasa takut dan sukses memanfaatkan setiap celah yang muncul di lini pertahanan tim tamu.

Albacete Balompié bukanlah nama besar di kancah sepak bola Spanyol.

Klub asal Castilla-La Mancha itu saat ini berjuang di Segunda Division dan bahkan berada di papan bawah klasemen.

Meski begitu, mereka menunjukkan bahwa status bukan segalanya di Copa del Rey.

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa
Sumber :
  • REUTERS/Pablo Morano

Dengan gaya bermain disiplin, mengandalkan serangan balik cepat dan efektivitas bola mati, Albacete tampil matang menghadapi tekanan besar dari Real Madrid.

Dukungan penuh publik Carlos Belmonte turut menjadi bahan bakar semangat tim tuan rumah.

Sejak menit awal, Real Madrid langsung mengambil kendali permainan. Arbeloa menerapkan filosofi penguasaan bola, dengan Arda Güler, Federico Valverde, dan Vinicius Junior menjadi motor serangan.

Peluang emas sempat hadir lewat Valverde di menit keenam, namun belum berbuah gol. Albacete justru memberikan ancaman balasan melalui Jose Lazo, menandakan mereka tak sekadar bertahan.

Pemain Real Madrid, Federico Valverde
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Kejutan terjadi jelang turun minum. Memanfaatkan sepak pojok, Javi Villar sukses menyundul bola kiriman Lazo dan membawa Albacete unggul lebih dulu.

Madrid merespons cepat di masa tambahan waktu babak pertama lewat Franco Mastantuono, yang mencetak gol setelah memanfaatkan bola muntah hasil tepisan kiper Raul Lizoain. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.

Memasuki babak kedua, tekanan Madrid semakin intens. Vinicius Junior dan Fran Garcia mendapat peluang beruntun, tetapi Raul Lizoain tampil luar biasa di bawah mistar gawang Albacete.

Saat Madrid mulai frustrasi, Albacete kembali menghukum kelengahan lawan.

Pada menit ke-82, Jefte Betancor mencetak gol dari situasi rebound, membuat stadion bergemuruh dan Albacete kembali unggul 2-1.

Madrid belum menyerah. Pada menit pertama injury time, Gonzalo Garcia menyamakan kedudukan lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok Arda Güler.

Skor 2-2 membuat laga seolah akan berlanjut ke babak tambahan.

Namun drama belum berakhir. Saat fokus Madrid mulai terpecah, Albacete kembali melancarkan serangan cepat yang berujung pada gol penentu, memastikan kemenangan 3-2 sekaligus menyingkirkan raksasa Spanyol dari Copa del Rey.

Usai laga, Álvaro Arbeloa tak mencari alasan. Ia secara terbuka mengakui kegagalan timnya.

Alvaro Arbeloa alami kekalahan di laga debutnya bersama Real Madrid
Sumber :
  • REUTERS/Pablo Morano

“Di klub ini, hasil imbang pun merupakan tragedi, apalagi kekalahan seperti itu,” ujar Arbeloa, dikutip dari Voetbalprimeur.

"Saya bertanggung jawab atas ini, karena saya yang membuat keputusan dan menerapkan perubahan. Kami tahu tuntutan klub ini dan kami akan tidur dengan sangat kecewa," tambahnya.

Kemenangan ini menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah modern Albacete.

Mengalahkan Real Madrid bukan hanya membawa mereka melaju ke perempat final, tetapi juga menegaskan magis Copa del Rey: di kompetisi ini, tim kecil bisa menjatuhkan raksasa kapan saja. (asl)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:20
02:48
05:35
02:43
02:14
02:06

Viral