news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

FIFA Soroti Mimpi Jordi Amat Bersama Timnas Indonesia dan Bawa Juara JDT.
Sumber :
  • FIFA

FIFA Ungkap Perjalanan Karir Pemain Timnas Indonesia Jordi Amat, jadi Keturunan Pangeran Hingga Bantu Raih JDT Juara

Keputusan mengejutkan untuk membela timnas Indonesia diikuti, keputusan Jordi Amat untuk pindah dari Swansea City menuju klub asal Malaysia, Johor Darul Tazim.
Minggu, 1 Oktober 2023 - 08:58 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Perjalanan karir sepak bola Jordi Amat bisa dibilang langka. Tampil sebagai pemain timnas Spanyol di Piala Dunia U-17 dan U-20, kini Jordi Amat justru mengambil kewarganegaraan Indonesia. 

Tak berhenti disana, keputusan Jordi Amat hengkang dari Swansea City untuk pindah ke klub Malaysia, Johor Darul Tazim pun menarik perhatian publik. 

Proses naturalisasi yang dijalaninya dianggap sebagai keuntungan pribadi agar pindah ke tim raksasa Malaysia itu sebagai pemain kuota ASEAN. 

Namun Jordi Amat mampu membuktikan diri bahwa dia begitu mencintai Indonesia dan bertanggung jawab sebagai pemain di klubnya. 

Jordi Amat pun memiliki peran sebagai kapten tim. Tak berhenti disana, dia pun membawa Johor Darul Tazim sebagai juara Liga Malaysia untuk ke sepuluh kalinya. 

FIFA pun membuat artikel khsusu untuk Jordi Amat. Dengan judul "Jordi Amat: Dari Bintang Spanyol Muda Menjadi Pangeran Indonesia", Jordi Amat diperlihatkan sebagai sosok berpengaruh dalam sepak bola Indonesia. 

Jordi Amat mengakui perjalanannya untuk membela Spanyol di ajang Piala Dunia U-17 dan U-20 memberikan kesan berarti dalam karirnya. 

Jordi amat pun menyelesaikan Piala Dunia U-17 sebagai posisi ketiga setelah kalah dari Nigeria di babak semifinal. 

"Laga sulit ketika melawan Nigeria U-17, mereka sangat kuat, sangat cepat. Kami mencoba untuk bermain sepak bola dengan baik tapi itu belum cukup," kenang Jordi Amat. 

Bahkan di Piala Dunia U-20 yang berlangsung di Kolombia pada 2015 lalu pun memiliki kenangan sendiri bagi Jordi Amat. Dia bertemu dengan istrinya di sebuah toko. 

"Saya bertemu dengan istri saya disana," kata Jordi. 

Jordi yang sudah merasakan jatuh bangun di sepak bola Eropa pun membawa pengalaman berharga untuk sepak bola Asia Tenggara. 

Dia mengaku tidak menyesal mengganti paspornya ke Indonesia dan membela tim paling terbesar di ASEAN, Johor Darul Tazim. 

"Saya sangat senang mewakili negara besar seperti Indonesia dan bermain di tim terbaik di Asia Tenggara, JDT," kata Jordi Amat. 

Jordi Amat sempat melalui perjalanan panjang untuk bisa meraih paspor. Padahal, Jordi Amat memiliki turunan kerajaan Makassar dari garis keturunan sang nenek. 

Meski demikian, semua telah dilalui dan kini Jordi mendapatkan apa yang diinginkannya. Bermain untuk timnas Indonesia dan JDT secara bersamaan. 

"Ini adalah momen yang sempurna dan saya sangat bangga. Saya menikmatinya, beradaptasi dengan gaya sepak bola berbeda dengan cepat," kata Jordi Amat. 

Setelah menyelesaikan satu musim bersama JDT, kini Jordi Amat pun akan bersiap untuk membawa sejarah baru bagi sepak bola Indonesia. 

Timnas Indonesia memiliki beberapa agenda yang akan dijalani seperti Kualifikasi Piala Dunia melawan Brunei Darussalam dan Piala Asia Qatar pada Januari 2024 mendatang. 

"Saya menantikan Piala Asia di Qatar pada Januari depan dan Liga Champions bersama Johor, ini momen krusial dalam hidup saya," kata Jordi Amat. 

Mimpi Jordi Amat Bersama Timnas Indonesia

Jordi Amat pun siap untuk membawa Indonesia ke posisi 100 besar FIFA Ranking. Meski sulit, dia optimis dengan potensi yang dimiliki oleh Indonesia saat ini. 

"kami punya tim yang sangat bagus, gol kami adalah menembus top 100. Saya tahu akan banyak laga sulit, tapi kami punya potensi dan pemain siap untuk mencapainya," kata Jordi Amat. 


Dok. FIFA

Jordi Amat pun optimis pada 15 tahun mendatang akan ada lebih banyak tim Asia di Piala Dunia. Dia mengakui Jepang, Korea dan Arab Saudi mampu memberikan perlawanan di Piala Dunia 2022 lalu. 

"Banyak potensi dan kami percaya akan lebih berkembang di masa mendatang, dengan penambahan jumlah peserta menjadi 48 tim menjadi kabar baik bagi negara Asia Tenggara," kata Jordi Amat. 

Tentu hal ini akan dimulai dengan Kualifikasi Piala Dunia dengan pertemuan timnas Indonesia melawan Brunei Darussalam pada 12 Oktober mendatang. 

Dia pun siap mengikuti arahan sang pelatih, Shin Tae-yong. 

"Kami siap menghadapi tantangan di mendatang. Kami tahu kami harus mulai itu dari awal dan bermain satu gim ke gim lain. Dengan menghadapi Brunei Darussalam, tandang dan kandang, menjadi krusial," kata Jordi. 

"Persiapan kita sangat positif, pelatih Shin Tae-yong sangat mendukung dan dia percaya kami bisa lakukan itu. Ini soal penampilan di lapangan, eksekusi rencana permainan kita dan meraih target kita," kata Jordi Amat. (hfp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:44
02:34
01:28
01:14
01:19
01:41

Viral