- tvOnenews - Julio Trisaputra
Pengamat Sepak Bola Amerika Tak Percaya Ada Jordi Amat di Skuad Timnas Indonesia, Mantan Pemain Espanyol Itu Ternyata ...
tvOnenews.com - Pengamat sepak bola asal Amerika Serikat sekaligus Youtuber The Give n Go, membagikan pandangannya soal Jordi Amat yang kini membela Timnas Indonesia.
Jordi Amat merupakan bek tengah andalan Timnas Indonesia, bahkan sering menjadi pemain starter saat timnas berkompetisi di Piala AFF.
Jordi Amat resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada Kamis (17/11/2022), setelah menjalani prosesi sumpah di Kanwil Kemenkumham.
Pemain keturunan, Jordi Amat dan Sandy Walsh. (PSSI)
Jordi melakukan proses sumpah menjadi WNI bersama Sandy Walsh.
Keduanya juga menjalani proses naturalisasi di era Ketua Umum PSSI Iwan Bule.
Jordi Amat bek tengah timnas Indonesia yang berusia 30 tahun itu pernah bergabung di beberapa klub ternama di Eropa, terutama di Spanyol yang merupakan negara kelahirannya.
Tercatat Jordi Amat pernah bermain di Espanyol, Real Betis, Rayo Vallecano, Swansea City dan KAS Eupen.
Pengalaman membela klub-klub top di Eropa membuat Jordi Amat beberapa kali bertemu dengan pesepakbola terbaik dunia, seperti Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Sementara itu, seorang pengamat sepak bola di kanal Youtube The Give n Go yang baru-baru ini menjadi perbincangan hangat publik, lantaran terang-terangan menghina Timnas Indonesia sebagai tim terburuk di Piala Asia 2023.
Bahkan ia menyebut pemain Timnas Indonesia bocah yang bermain TikTok, karena rata-rata usianya 24,3 tahun.
Di sisi lain, salah satu host yang memandu acara tersebut mengungkapkan kekagumannya terhadap salah satu punggawa Timnas Indonesia yakni Jordi Amat.
"Ada banyak nama di (Timnas Indonesia), dan aku tidak percaya ketika melihatnya di susunan skuad untuk Indonesia," ujar dilansir Youtube The Give N Go.
"Aku seperti, orang ini apakah orang Indonesia, tapi rupanya dia memang begitu, dan nama itu adalah Jordi Amat," tuturnya.
Ia menyebut bahwa jalan-jalan di Swansea City akan mengenali dan tentunya sangat mengingat nama Jordi Amat.
"Masalahnya adalah ketika dia bermain dengan Swansea City, dia berada pada masa yang sangat sukses 2013-2017, masa ketika Swansea City sedang terbang tinggi di Premier League," ungkapnya.