- Tangkapan layar Youtube R66 Sports / PSSI
Dipuji Luar Negeri Dihina di Negara Sendiri, Coach Justin Beri Komentar Menohok bagi Anggap Remeh Pencapaian Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Pengamat sepak bola, Justinus Lhaksana atau kerap disapa Coach Justin memberikan pandangannya soal performa dan pencapaian Timnas Indonesia di Piala Asia 2023, di samping ada pihak yang meremehkan Shin Tae-yong melatih tim Garuda.
Timnas Indonesia yang diarsiteki Shin Tae-yong tersingkir di babak 16 besar 0-4 setelah disikat Australia di Stadion Jassim Bin Hamid, Minggu (28/1/2023) malam WIB.
Tim Garuda tampil dengan rasa optimis untuk melangkah lebih jauh di Piala Asia 2023, setelah lolos ke babak 16 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik, memupuskan harapan Oman.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yang membawa prestasi bagi tim Garuda melaju ke babak 16 besar pertama kalinya.
Timnas Indonesia melakoni 4 laga di sepanjang gelaran Piala Asia 2023 dengan hasil, Indonesia - Irak (1-3), Indonesia - Vietnam (1-0), dan lawan terakhir adalah Jepang dengan skor 1-3.
Kemudian di babak 16 besar harus bertemu dengan perwakilan grup B yakni Australia dan terhenti langkahnya usai kalah 4-0.
Tanggapan Coach Justin soal Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
Pandit senior, Coach Justin merupakan sosok paling keras dalam mengkritik performa Timnas Indonesia sekaligus sosok paling optimis STY bisa membawa tim Garuda mencapai ke babak 16 besar.
Di tengah banyak pihak yang ragu akan kemampuan Shin Tae-yong untuk membawa Timnas Indonesia lolos ke babak 16 besar, lantaran berada di grup 'neraka'.
Tim Garuda berada di Grup D bersama dengan Vietnam, Irak, dan Jepang.
Di mana secara peringkat ranking FIFA, timnas Indonesia paling rendah kedua, setelah Hong Kong.
Sementara itu, Coach Justin mengomentari soal performa Timnas Indonesia di gelaran Piala Asia 2023.
"Australia itu mainnya gua bilang gak ada bagus-bagusnya, tapi mentalnya, dan mentalnya itu kan udah dibentuk. Kita ini lagi membentuk mental, lagi membentuk kebersamaan, lagi membentuk kecocokan," ujarnya dilansir Youtube R66 Sports.
"Makanya kan gua bilang mereka laga uji coba, whatever skornya, silahkan bereksperimen tiga bek, empat bek, non winger, dan ada hasilnya dari uji coba itu," paparnya.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan pengamat sepak bola, Coach Justin.
Justin juga mengatakan jika menilai secara objektif, tim Australia pada babak pertama itu diobok-obok oleh skema permainan Timnas Indonesia.
"Jepang di babak pertama pegang bola iya, tapi they create zero chance, nggak ada peluang buat Jepang. Ini kan sebuah progres bahwa kita kena goal deflected," ujarnya.
"Sama lawan Jepang menit ketiga kena penalti yang sama sekali nggak perlu, terus ada gol bunuh diri. Sebenarnya real gol mereka itu kan cuma satu Jepang," terangnya.
Coach Justin juga mengatakan sebelum laga Piala Asia, telah banyak serangan dari pelatih Irak (Jesus Casas) yang meremehkan Timnas Indonesia, sampai akhirnya lolos ke babak 16 besar justru mendapat pujian.
"Mantan pemain Vietnam puji, mantan pemain Vietnam bilang,'kalau kemarin kita nggak kalah lawan Indonesia, pada suatu hari kita akan kalah, karena Indonesia jauh lebih berkembang,'" ucap Justin.
Begitu pun pelatih Australia, Graham Arnold turu memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi buat Timnas Indonesia menurut Coach Justin.
"Graham Arnold bilang Indonesia sudah gila main kayak begini, benar-benar mempersulit kita, pemain Jepang bilang Indonesia bermain luar biasa, tidak negatif football, artinya rank 146 lawan rank 16 tetap menyerang," imbuh Justin.
"Nggak parkis bus, dan menciptakan peluang, di situ mereka juga kaget, ternyata bisa. Nah alangkah sayangnya kalau pondasi yang sudah dibangun ini dihilangkan dengan datangnya pelatih baru," pungkasnya.
Menurut Justin itu bukan jaminan, tapi salah satu contohnya adalah Manchester United, setelah tidak dilatih Sir Alex Ferguson sudah ada berapa pelatih bernama besar yang menangani MU, tapi gagal juga. (ind)
Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini