news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mantan Gelandang Vietnam Heran dengan Lemparan Arhan: Tidak Ada Tim yang Cetak Gol Sebanyak Timnas Indonesia Lewat Skema Itu.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Muhammad Bagas - Julio Tri Saputra

Mantan Gelandang Vietnam Heran dengan Lemparan Arhan: Tidak Ada Tim yang Cetak Gol Sebanyak Timnas Indonesia Lewat Skema Itu

Lemparan ke dalam Pratama Arhan lagi-lagi menjadi momok menakutkan bagi lawan timnas Indonesia. Terbaru, Vietnam dipaksa tunduk 1-0 karena gol Egy Maulana Vikri
Minggu, 24 Maret 2024 - 05:30 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Mantan gelandang Vietnam Nguyen Manh Dung mengaku heran dengan lemparan ke dalam Pratama Arhan yang kerap manjur sebagai pemecah kebuntuan timnas Indonesia.

Terbaru dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup F, Vietnam dipaksa tumbang atas timnas Indonesia lewat assist lemparan jauh Arhan yang diselesaikan Egy Maulana Vikri (52’).

Itu bukan yang pertama kalinya timnas Indonesia bisa memecah kebuntuan berkat lemparan ke dalam jauh Pratama Arhan. 

Mantan gelandang timnas Vietnam Manh Dung heran timnas Indonesia bisa mencetak banyak gol lewat situasi tersebut. Skuad asuhan Philippe Troussier kembali menjadi korban lemparan ke dalam Pratama Arhan.

Sebelumnya itu pernah terjadi di semifinal Sea Games 2023, lemparan Arhan kembali membuat gawang Vietnam kebobolan pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Kamis (21/3/2024). 

Sebuah lemparan Arhan pada menit ke-52 membuat lini pertahanan Vietnam panik. Momen itu kemudian dimanfaatkan Egy Maulana Vikri untuk mencetak gol kemenangan 1-0 timnas Indonesia atas The Golden Star. 

Manh Dung heran kenapa gawang Vietnam sering dibobol timnas Indonesia lewat skema lemparan ke dalam padahal menurutnya lemparan ke dalam itu tidak terlalu berbahaya jika dibandingkan dengan tendangan sudut, 

Namun Manh Dung mengatakan salah satu kelemahan lini pertahanan Vietnam adalah terlalu meremehkan efek kejutan dari lemparan ke dalam pemain Suwon FC itu.

“Apakah lemparan ke dalam efektif? Banyak tim di dunia melakukannya, tapi mereka tidak mampu mencetak gol sebanyak Indonesia,” kata Manh Dung dikutip dari Soha, Minggu (24/3/2024).

“Lemparan ke dalam (Arhan sebenarnya) tidak bahaya seperti tendangan sudut. Namun lemparan ke dalam memiliki unsur kejutan,” imbuhnya.

Menurut Manh Dung seringkali bek mengira lemparan ke dalam itu jaraknya dekat dan tidak akan terlalu jauh seperti tendangan sudut, para pemain menganggap ringan lemparan itu. 

“Sehingga terkadang pihak bertahan tidak memikirkan lintasan bola, apakah kekuatan bola tersebut cukup untuk mempengaruhi gawang,” jelasnya. 

Arhan sebagai pelempar menurutnya memiliki kendali lebih besar terhadap arah bola. Apalagi setelah terbukti berkali-kali berhasil menjadi pemicu gol, tentu tim pelatih akan memaksimalkan skema itu.

“Saat mereka melakukan lemparan ke tempat yang sudah dilatih dengan baik, misalnya (disambut dengan) sundulan, terkadang hal itu mengejutkan lawan,” terang Manh Dung.

Sementara itu gelandang Vietnam, Nguyen Hoang Duc menyebut bahwa gol timnas Indonesia itu terjadi karena Vo Minh Trong gagal menyapu bola liar yang dilempar Arhan.

“Tim sudah dengan hati-hati bersiap menghadapi lemparan ke dalam Indonesia, tapi situasinya terjadi dengan cepat,” kata Minh Trong seusai laga.

“Kekalahan ini kesalahan semua anggota tim. Sayang kami kalah lewat situasi (lemparan ke dalam) di mana kami tahu itu kekuatan Indonesia,” tambahnya. 

Menariknya timnas Indonesia tidak hanya memiliki Arhan dalam yang jago dalam melempar bola jauh. Tim Merah Putih masih punya tiga pemain lain dengan kualitas yang lemparan ke dalam mematikan di kelompok umur. 

Selain Pratama Arhan, timnas Indonesia juga memiliki pelempar andal lainnya seperti Alfeandra Dewangga, Robi Darwis, hingga Frendy Saputra. Lemparan jauh Alfeandra Dewangga sudah berhasil menjadi assist saat timnas Indonesia menumbangkan Vietnam di SEA Games 2023.

Kemenangan di leg pertama pertandingan Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ini membuat timnas Indonesia mencatatkan dua kemenangan beruntun terhadap Vietnam. 

Sebelumnya, anak asuh Shin Tae-yong sukses memulangkan Vietnam dari ajang Piala Asia 2023 dengan skor 1-0 melalui gol Asnawi Mangkualam. Namun Rizky Ridho dan kawan-kawan tidak boleh besar kepala, mengingat Vietnam mengusung misi balas dendam di kandangnya sendiri.

Apalagi skuad garuda belum pernah sekalipun meraih kemenangan di Stadion My Dinh Vietnam sejak 19 tahun silam. Timnas Indonesia terakhir kali menang di Hanoi pada 11 Desember 2004 saat fase grup Piala AFF 2004. Kala itu timnas Indonesia menang dengan skor telak 0-3 lewat gol yang diciptakan Boaz Salossa, Ilham Jayakesuma, dan Mauly Lessy.

(amr)

Follow tvOnenews.com di sini Google News.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:00
00:55
03:22
08:29
05:46
11:08

Viral