news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Viral di Vietnam video Ernando Ari leyeh-leyeh di kotak penalti.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Meski Maarten Paes Kini jadi Buah Bibir, Video Ernando Ari Leyeh-leyeh di Kotak Penalti Pernah Bikin Geram Netizen Vietnam 

Dalam dua pertandingan terakhir Timnas Indonesia, Maarten Paes dipercaya Shin Tae-yong menggantikan Ernando Ari menjaga gawang Garuda. Masih ingatkah dengan ...
Senin, 16 September 2024 - 22:42 WIB
Reporter:
Editor :

Ernando pun memanfaatkan momen itu dengan leyeh-leyeh. Sontak video berdurasi 1 menit 4 detik itu viral di kalangan netizen Vietnam.

“Meski pertandingan belum usai, kiper timnas Indonesia Ernando Ari duduk nyaman saat bola berada di area Vietnam,” tulis TheThao247 dikutip tvOnenews.com Rabu (27/3/2024).

Video Ernando Ari Leyeh-leyeh di Kotak Penalti Viral di Vietnam, Kiper Persebaya Itu jadi Bahan Omongan, Begini Reaksi Netizen
Sumber :
  • Tangkapan layar

 

Di menit-menit akhir pertandingan Vietnam vs Indonesia, kiper Ernando Ari duduk santai di lapangan sambil merilekskan kakinya saat bola berada di lapangan Vietnam.

Kiper asal Persebaya Surabaya itu menunjukkan sikap santai saat timnya memimpin dengan selisih tiga gol.

Sejumlah netizen Vietnam pun mengomentari video kiper Ernando Ari itu.

“Melihatnya, itu seperti seseorang yang menggosokkan garam ke ususmu,” tulis salah satu akun netizen.

“Saya ingin tahu apakah VFF punya pemikiran?,” imbuh yang lain.

“Penggemar yang cerdik akan menawarkannya sepiring kacang dan bir,” timpal netizen lain.

Selain itu, banyak penggemar Vietnam yang merasa tercoreng mukanya melihat aksi penjaga gawang timnas Indonesia itu.

“Benar-benar memalukan bagi para pemain Vietnam,” tulis netizen.

Ernando Ari sebelumnya absen pada leg pertama laga timnas Indonesia vs Vietnam di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Kamis (21/3/2024) karena sedang pemulihan cedera.

Kiper 22 tahun itu kemudian segera dipanggil ke Vietnam oleh pelatih Shin Tae Yong pada 24 Maret setelah banyak pemain timnas Indonesia mengalami demam dan tidak bisa menghadiri pertandingan. 

Dalam 90 menit bermain di lapangan, kiper Persebaya ini menunjukkan keunggulannya dengan memblok banyak situasi serangan timnas Vietnam. The Golden Star bisa dikatakan juga berkali-kali gagal memanfaatkan peluang berbahaya yang mereka miliki.

Berbicara dalam jumpa pers seusai pertandingan, Pelatih Vietnam Philippe Troussier pun mengakui hal tersebut. 

“Dari segi keahlian, saya menilai kita telah menciptakan sejumlah besar, mungkin lebih dari 10 situasi berbahaya. Namun, situasi tersebut kurang efisien dan akurat dalam penanganan akhir situasi bersama-sama,” ujarnya.

Di malam yang sama setelah pertandingan, VFF mengeluarkan siaran pers yang mengumumkan pemutusan kontrak dengan pelatih Philippe Troussier efektif 26 Maret. 

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral