- PSSI
Masih Ingat Ramai Rumakiek? Mantan Pemain Timnas Indonesia yang Dibuang Shin Tae-yong Kini Bikin Sensasi
tvOnenews.com - Ramai Rumakiek pernah menjadi pemain Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong, namun dirinya terlempar pada usia yang sangat muda.
Sang penyerang melakukan debutnya untuk Timnas Indonesia pada usia 19 tahun pada Kualifikasi Piala Asia 2023 melawan Taiwan pada Oktober 2021.
- tvonenews.com - Julio Tri Saputra
Dia bahkan menandai debutnya dengan sebuahh gol dalam pertandingan yang dimenangkann Timnas Indonesia dengan skor 2-1 tersebut.
Rumakiek kemudian menjadi andalan Timnas Indonesia, melakoni total 12 pertandingan, termasuk tujuh pertandingan di Piala AFF 2020.
Namun, Shin Tae-yong sudah tidak pernah memanggilnya lagi sejak Januari 2022 lalu, setelah Rumakiek menolak tampil di SEA Games 2021 yang digelar Mei 2022.
Sudah lama tak diketahui rimbanya, penyerang yang baru berusia 22 tahun itu kini menciptakan sensasi di klubnya, Persipura Jayapura.
Pada saat ini, Persipura tampil di Liga 2 2024-2025, berusaha untuk menghindari degradasi dan baru saja bermain menghadapi RANS Nusantara pada Jumat (21/2/2025) lalu.
- Antara
Rumakiek tampil dengan gemilang dalam pertandingan yang dimenangkan tim Mutiara Hitam itu dengan skor telak 8-0.
Mantan pemain Timnas Indonesia itu tampil gemilang dengan mencetak enam gol kontra RANS Nusantara, sedangkan dua gol lainnya dilesakkan Reno Salampessy.
Meski hanya di kasta kedua Liga Indonesia, penampilan Ramai Rumakiek patut menjadi perhatian.
Tak hanya mencetak enam gol pada saat menghadapi RANS, Rumakiek juga berhasil mengukir 21 gol di Liga 2 pada musim ini.
Saat ini, pemain yang sudah mengemas 12 caps bersama Timnas Indonesia itu memimpin daftar top skor Liga 2, unggul dari Rafael Rodrigues yang meraih tiket promosi ke Liga 1 bersama PSIM.
Tak terhenti dari segi gol saja, Rumakiek berhasil menciptakan empat assist dari 19 pertandingan bersama Persipura pada musim ini.
- Kolase tvOnenews.com
Uniknya, Rumakiek tampil dengan sangat efisien karena lesatan 21 golnya tercipta dari hanya 26 tembakan ke gawang.
Itu artinya, ketika sang pemain melepaskan tembakan ke gawang, maka hampir pasti berbuah gol.