news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Media China sebut Timnas Indonesia telah menderita sebelum lawan negaranya.
Sumber :
  • X @timnasindonesia

Timnas Indonesia di Ujung Tanduk, Media China Sebut Skuad Asuhan Patrick Kluivert Itu Bakal...

Harapan Timnas Indonesia untuk melangkah ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kini berada di ujung tanduk, menurut media China Sohu yang secara terbuka menyebut skuad asuhan Patrick Kluiver
Sabtu, 17 Mei 2025 - 14:29 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com, Jakarta – Harapan Timnas Indonesia untuk melangkah ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia kini berada di ujung tanduk, menurut media China Sohu yang secara terbuka menyebut skuad asuhan Patrick Kluivert akan tergusur dari posisinya di klasemen Grup C.

Saat ini Timnas Indonesia masih bertengger di peringkat keempat klasemen Grup C, unggul tipis dengan 9 poin, dibayangi ketat oleh China dan Bahrain yang sama-sama mengoleksi 6 poin. Dengan dua laga tersisa  menghadapi China (5 Juni) di Jakarta dan Jepang (10 Juni) di kandang lawan, posisi Indonesia memang belum aman.

Laga kontra China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) akan menjadi partai hidup-mati. Namun justru dalam situasi krusial ini media China mengklaim bahwa Indonesia dihadapkan pada sejumlah faktor yang merugikan, sedangkan China datang dengan lebih banyak keunggulan tersembunyi.

Suporter China minta FIFA hukum WO Timnas Indonesia
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Dalam artikel yang diterbitkan oleh Sohu, disebutkan bahwa para pemain tim nasional China sedang dalam performa puncak bersama klub mereka di Liga Super Tiongkok. Salah satu nama yang disorot adalah Wang Yudong, striker muda yang kini memuncaki daftar top skor liga, dan diprediksi akan jadi andalan pelatih Branko Ivankovic untuk membongkar lini belakang Indonesia.

“Para pemain tim nasional China berada dalam performa yang sangat baik di liga. Ini sering kali membangkitkan harapan dan kepercayaan,” tulis Sohu.

Sohu juga menyebut bahwa laga kontra Indonesia adalah “pertarungan hidup dan mati” yang tak boleh dilewatkan, karena kemenangan di Jakarta akan membuka jalan mulus menuju babak keempat.

Skenario Mengerikan untuk Timnas Indonesia

Menurut hitung-hitungan dari media tersebut, jika China menang atas Indonesia, mereka akan mengoleksi 9 poin sama dengan Indonesia, namun unggul head-to-head.

Di laga terakhir, mereka akan menjamu Bahrain. Dalam skenario ideal versi media China, hasil imbang saja sudah cukup untuk memastikan kelolosan mereka, sekaligus menggagalkan mimpi Indonesia melaju lebih jauh.

“Jika China mengalahkan Indonesia, maka bahkan hasil imbang melawan Bahrain di laga penutup sudah cukup untuk memastikan mereka lolos ke play-off,” tulis Sohu.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • PSSI

 

Tak berhenti sampai di situ, media tersebut juga berharap Jepang dapat menjadi 'sekutu tidak langsung' mereka. Dengan status unggulan dan bermain di kandang sendiri, Tim Samurai Biru disebut akan menghentikan langkah Timnas Indonesia di laga terakhir.

“Jepang juga akan membantu China. Dengan performa mereka di kandang dan ekspektasi tinggi dari publik, besar kemungkinan mereka akan menghentikan Indonesia,” tegas laporan itu.

Pernyataan dari media China jelas menjadi bentuk tekanan psikologis menjelang duel krusial. Namun tak bisa dimungkiri, secara matematis, peluang Indonesia tetap ada asalkan mereka mampu tampil habis-habisan saat menjamu China dan minimal mencuri satu poin di Jepang.

Pelatih Patrick Kluivert pun dituntut meracik strategi terbaik. Dukungan puluhan ribu suporter di SUGBK harus dimanfaatkan maksimal untuk membalik tekanan menjadi kekuatan. Di sisi lain, inkonsistensi performa lawan bisa saja jadi celah.

Patrick Kluivert Bersama Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram

 

Kuncinya Ada di 5 Juni

Laga Indonesia vs China bukan sekadar laga grup biasa. Ini adalah titik balik apakah Garuda akan terbang lebih tinggi ke babak keempat, atau justru jatuh karena ditelikung rival langsung.

Dengan waktu kurang dari sebulan, pertarungan mulai terjadi bukan hanya di lapangan, tetapi juga di ranah opini dan mentalitas.

Dan di situlah laga ini mulai terasa bukan hanya soal skor, tapi juga soal harga diri sepak bola Asia Tenggara melawan tekanan raksasa Asia Timur.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:41
01:15
01:16
01:29
10:52
04:13

Viral