- Kolase
Media China Ogah Nunggu Malam Takbiran Idul Adha, Sudah Pastikan Nasib Timnas Indonesia Nantinya akan...
tvOnenews.com - Menjelag laga China melawan Timnas Indonesia, media China dikabarkan malah merasa pesimis timnya bisa menang.
Padahal pelatih China masih memiliki semangat untuk meraih kemenangan melawan Timnas Indonesia.
Namun rasanya untuk bisa imbang, apalagi menang melawan Timnas Indonesia, merupakan hal yang sangat berat bagi China.
Timnas Indonesia akan berhadapan dengan China dalam laga yang sangat menentukan.
Dengan hanya tersisa 2 laga, setiap hasilnya akan sangat menentukan.
Timnas Indonesia bisa lanjut ke round 4, tapi juga bisa tersingkir.
Ini menunjukkan bahwa segala kemungkinan masih bisa terjadi di bulan Juni nanti.
Sementara bagi China, menang melawan Timnas Indonesia merupakan satu-satunya cara agar bisa melangkah menuju babak berikutnya.
Media Vietnam mengomentari pernyataan nyeleneh dari pelatih China yang berniat menurunkan 10 striker demi mengalahkan Timnas Indonesia.
Meski begitu, pelatih China sebenarnya masih punya keyakinan untuk bisa menang melawan Timnas Indonesia pada 5 Juni nanti.
Anehnya, media China justru berpikiran sebaliknya.
Media China malah mengkhawatirkan nasib timnya yang akan kesulitan untuk menang melawan Timnas Indonesia.
Salah satu alasannya adalah karena China tak memiliki banyak stok pemain berkualitas untuk menghadapi Skuad Patrick Kluivert.
Bahkan beberapa pemain andalannya harus absen sementara penggantinya hanyalah pemain muda yang belum banyak pengalaman.
Seolah menandakan kekalahan China sudah nyata di depan mata.
"Meski pelatih Branko Ivankovic yakin, media Tiongkok tetap mengkhawatirkan timnasnya, karena mereka bertandang ke Jakarta dengan skuad yang terbilang tipis, hanya terdiri dari 25 pemain," tulis media Vietnam, Soha, seperti dilansir tvOnenews.com.
"Timnas Tiongkok kehilangan dua pemain penting, yakni penyerang utama Wu Lei dan pemain sayap kanan Liu Ruofan. Kedua bintang tersebut mengundurkan diri karena cedera. Sebagai gantinya, pelatih Ivankovic harus memanggil pemain "remaja" seperti Wang Yudong dan Liu Chengyu. Mereka adalah pemain yang baru saja memperkuat timnas U20 Tiongkok di turnamen Asia Februari lalu," lanjutnya.
Meski China berhasil menang lawan Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong, kali ini kasusnya sudah sangat berbeda.