news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sumber :
  • Instagram @rizkyridhoramadhani

Jujur, Media China Sebut Timnas Indonesia Tak Pantas Disebut Tim 'Asia Tenggara', Tapi Lebih Cocok Dianggap Sebagai....

Media China menyebut kekuatan Timnas Indonesia jelang laga malam ini jauh melampaui level tim Asia Tenggara berkat strategi naturalisasi besar-besaran. Bahkan lebih
Kamis, 5 Juni 2025 - 15:42 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Menjelang duel hidup-mati antara Timnas Indonesia melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, media Negeri Tirai Bambu memberikan sorotan tajam terhadap kekuatan Garuda. 

Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis malam 5 Juni 2025, akan menjadi momen penting dalam menentukan nasib kedua tim di Grup C.

China yang kini berada di dasar klasemen sementara dengan hanya enam poin dari delapan laga, nyaris kehilangan harapan untuk finis di dua besar yang menjadi tiket langsung ke Piala Dunia. 

Kini, satu-satunya skenario realistis adalah mengakhiri fase grup di posisi tiga atau empat agar bisa melaju ke ronde keempat. 

Itu artinya, kemenangan atas Indonesia dan Bahrain jadi harga mati bagi anak asuh Branko Ivankovic.

Namun, media China justru mengakui tantangan besar yang akan mereka hadapi di Jakarta. Dalam laporan yang dirilis oleh portal 163.com, skuad Garuda dinilai bukan lagi tim dengan level Asia Tenggara.

Kekuatan Indonesia dianggap sudah berevolusi menjadi kekuatan Eropa karena skema naturalisasi yang masif.

“Timnas Indonesia memanggil 19 pemain naturalisasi asal Belanda. Bagi tim Ivankovic, akan sangat sulit mendapatkan poin di kandang Indonesia,” tulis 163.com.

Lebih lanjut, media tersebut bahkan menyatakan bahwa Timnas Indonesia tidak pantas lagi disebut sebagai tim Asia Tenggara. 

“Jika melihat susunan pemain Timnas Indonesia, maka mereka tak lagi bisa dianggap sebagai tim Asia Tenggara. Mereka lebih cocok disebut sebagai tim Belanda karena skala naturalisasi yang besar. Target objektif mereka sangat jelas: lolos ke Piala Dunia,” imbuhnya.

Kritik ini memang tak lepas dari strategi pelatih Patrick Kluivert yang sejak awal ditunjuk PSSI, mengusung pendekatan Eropa. 

Dalam pemusatan latihan jelang laga kontra China dan Jepang, Kluivert memanggil total 32 pemain, dengan 19 di antaranya merupakan pemain naturalisasi yang mayoritas berasal dari Belanda. 

Nama-nama seperti Calvin Verdonk, Thom Haye, Ivar Jenner, hingga Maarten Paes menjadi tulang punggung Garuda dalam beberapa pertandingan terakhir.

Filosofi permainan cepat dengan ball possession kuat dan pressing tinggi menjadi ciri khas permainan Indonesia era Kluivert. 

Strategi ini terbukti saat Indonesia mencukur Vietnam dan tampil tangguh menghadapi Australia dan Bahrain. 

Skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI

 

Bahkan dalam latihan terakhir di GBK, Kluivert terlihat mengasah transisi cepat serta skema pressing tinggi untuk membatasi ruang gerak striker China, Wu Lei.

Media 163.com pun mengakui efektivitas strategi ini. “Program naturalisasi Timnas Indonesia sangat agresif, dan mereka memang memanfaatkan strategi ini untuk mendongkrak prestasi mereka di level internasional,” tulis mereka.

China sendiri tidak datang tanpa persiapan. Skuad mereka yang dipimpin Wu Lei juga melakukan latihan intensif dan mencoba menyesuaikan diri dengan kondisi panas dan tekanan atmosfer suporter Indonesia. 

Namun, secara mental dan teknis, mereka dihadapkan pada tim Indonesia yang sangat solid, terorganisir, dan diperkuat pemain-pemain dari liga-liga top Eropa.

Selain itu, bermain di kandang sendiri memberikan keuntungan besar bagi Indonesia. Dukungan puluhan ribu suporter yang memenuhi Stadion Utama GBK diprediksi akan menjadi kekuatan tambahan yang sulit ditandingi.

Kini, dengan dua laga krusial tersisa, Indonesia tak hanya memburu kemenangan, tapi juga ingin membuktikan bahwa strategi jangka panjang melalui naturalisasi telah membawa mereka naik level.

Sementara bagi China, kekalahan malam ini bisa jadi akhir dari perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:44
02:34
01:28
01:14
01:19
01:41

Viral