- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Alasan Jay Idzes Batal Eksekusi Penalti saat Timnas Indonesia Libas China Terungkap, Bang Jay Ternyata...
Jakarta, tvOnenews.com - Alasan Jay Idzes batal mengeksekusi penalti saat Timnas Indonesia melibas China diungkapkan oleh pengamat, Haris Pardede.
Skuad Garuda sukses menaklukkan China 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (5/6/2025) malam WIB.
Adalah Ole Romeny yang menjadi pahlawan kemenangan Timnas Indonesia berkat gol tunggalnya melalui titik penalti pada menit ke-45.
Bertindak sebagai eksekutor, penyerang milik Oxford United itu melakukannya dengan dingin, menendang bola via kaki kanannya ke sisi kiri gawang China.
Menariknya, sebelum sang penyerang berusia 24 tahun itu menjadi eksekutor, Jay Idzes terlebih dahulu mengambil bola dan melakukan ancang-ancang.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Tak pelak, publik sempat mengira Jay Idzes yang akan menjadi eksekutor usai langsung memegang dan menguasai bola setelah wasit menunjuk titik putih.
Dalam momen tersebut, sejumlah pemain China mengerubuti sang kapten Timnas Indonesia, seolah ingin mengganggu mental calon eksekutor.
Egy Maulana Vikri pun ikut mengawal Jay Idzes yang dikerubungi pemain China. Namun pada akhirnya, Jay Idzes justru memberikan bola kepada Ole Romeny.
Menurut pengamat sepak bola Indonesia, Haris Pardede alias Bung Harpa, alasan Jay Idzes sempat mengambil bola untuk menghindari provokasi dari pemain China.
Bek berusia 24 tahun itu disebut sengaja melakukan drama tipuan agar Ole Romeny yang ditunjuk sebagai eksekutor tidak terganggu konsentrasinya
Bung Harpa pun memuji jiwa kepemimpinan Jay Idzes yang tahu betul apa yang harus dilakukannya dalam situasi krusial ketika tendangan penalti.
- Antara
“Itu lah jiwa dari seorang kapten, dia tahu ada provokasi yang dilakukan pemain China, sehingga dia mengcover situasi dulu, dia membentengi dan menjaga Ole Romeny yang memang adalah algojo yang ditunjuk Patrick Kluivert untuk mengambil penalti," kata Bung Harpa di kanal YouTube pribadinya.
"Jadi jangan sampai konsentrasinya buyar gara-gara provokasi dari pemain China. Jadi ini suatu pengalaman dari Jay Idzes yang malang melintang di Serie A dan Serie B, yang tahu betul bagaimana dalam situasi seperti itu, dan step in sebagai serang kapten," tambahnya.
"Dan pada akhirnya Ole Romeny melakukan tugasnya dengan baik," katanya lagi.
Ketika situasi mulai terkendali, Jay Idzes pun langsung memberikan bola ke Romeny yang dengan tenang melesakkan bola ke jaring lawan dan menjadi gol.
Sebagai informasi, dalam mengambil tendangan penalti, psy-war antar pemain juga punya pengaruh besar dalam menentukan keputusan.
Secara psikologis, beban berat harus dipikul tidak hanya oleh kiper atau penjaga gawang, melainkan juga oleh sang ekskutor.
Selanjutnya, Timnas Indonesia akan melakoni laga pamungkas putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C kontra Jepang.
Duel Samurai Biru vs skuad Garuda itu dijadwalkan bakal dilangsungkan pada Selasa (10/5/2025) sore WIB di Suita City Stadium, Osaka.
Di atas kertas, Jepang diunggulkan untuk melibas Timnas Indonesia. Apalagi pada pertemuan terakhir, Wataru Endo cs mencukur Jay Idzes dkk 4-0 di Jakarta.
Jepang sendiri sudah lolos ke Piala Dunia 2026 dengan menjadi juara Grup C, meraih 20 poin, unggul 4 angka dari Australia dalam satu laga tersisa.
Sementara itu, Timnas Indonesia resmi lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 usai melibas China 1-0 dan Bahrain kalah 0-2 dari Arab Saudi.
Timnas Indonesia kini di posisi keempat Grup C dengan 12 poin dari 9 laga. Perolehan poin Jay Idzes dkk tak bisa lagi dikejar Bahrain dan China (6 poin).
Timnas Indonesia untuk pertama kalinya tampil di babak tersebut, sekaligus berstatus tim ASEAN pertama yang bermain di putaran keempat.
(yus)