news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Suporter Timnas Jepang desak AFC untuk tinjau kembali aturan pemain naturalisasi untuk skuad Timnas Indonesia dan Vietnam..
Sumber :
  • AFC

Putaran Empat Belum Dimulai, Fans Jepang Sindir Tajam Timnas Indonesia, Minta FIFA Tinjau Ulang Aturan Naturalisasi: Tim Garuda Bukan ..

Fans Jepang lama-lama gerah juga atas program naturalisasi skuad Timnas Indonesia dan Vietnam yang secara masif dan ugal-ugalan, kini mereka mendesak FIFA.
Jumat, 11 Juli 2025 - 18:06 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 belum dimulai, fans Jepang ramai berbondong-bondong untuk menyampaikan protes dan reaksi atas masifnya naturalisasi yang dilakukan oleh Timnas Indonesia dan Vietnam.

Timnas Indonesia yang dikapteni oleh Jay Idzes juga sedang fokus untuk menatap putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Tentunya ini bukan jalan yang mudah, pasalnya Timnas Indonesia harus menghadapi tim-tim kuat kawasan Timur Tengah.

Mereka dikenal cukup sering diuntungkan oleh para wasit yang ditunjuk oleh AFC.

Skuad Garuda asuhan Patrick Kluivert satu-satunya tim ASEAN yang akan melawan tim Timur Tengah seperti Qatar, Arab Saudi, Oman, Irak, dan Uni Emirat Arab.

Salah satu yang menjadi kontroversial dan kecaman adalah AFC menunjuk Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah.

Ujian tak berhenti di situ, kini para fans Jepang ramai-ramai protes hingga mendesak AFC dan FIFA untuk tinjau kembali aturan naturalisasi.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • ANTARA

 

Terlebih saat ini, langkah timnas Indonesia karena dihuni banyak pemain keturunan, kini diikuti oleh Vietnam yang sedang gencar untuk melakukan naturalisasi.

Bukan cuma untuk atlet sepakbola saja, Vietnam juga membuka peluang sebesar-besarnya untuk naturalisasi atlet di olahraga lainnya.

Tim berjuluk The Golden Star Warriors ini tampaknya kini tersadar setelah melihat kegemilangan Timnas Indonesia yang lolos Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia round 4.

Tak hanya itu, perpaduan pemain lokal dan pemain keturunan yang bermain di Eropa membuat performa skuad Garuda sangat berkembang, baik dari fisik hingga visi bermain.

Pengalaman bermain di level tertinggi sepak bola Eropa tak bisa dipungkiri, sebut saja Jay Idzes yang bermain di Serie A dengan klubnya Venezia.

Ada juga sejumlah pemain keturunan Timnas Indonesia yang bermain di kasta tertinggi Liga Belanda Eredivisie seperti Mees Hilgers (FC Twente), Ivar Jenner (Jong Utrecht) hingga Calvin Verdonk (NEC Nijmegen).

Melihat hal tersebut, VFF Federasi Sepakbola Vietnam terbuka matanya, dan meniru apa yang telah dilakukan oleh Timnas Indonesia.

Bahkan, kini Vietnam dikabarkan bakal merekrut 100 pemain naturalisasi untuk memperkuat timnas mereka dan mendongkrak performa.

Majelis Nasional telah memberikan suara untuk meloloskan Undang-undang yang  merevisi sejumlah pasal dalam Undang-undang tentang Kewarganegaraan Vietnam yang berlaku sejak 1 Juli 2025.

Pasal ini untuk memudahkan seorang atlet menjadi Warga Negara Vietnam.

Dalam Undang-undang yang baru direvisi tersebut akan memungkinkan semua pemain asing yang berlaga di Liga Vietnam untuk memperoleh Kewarganegaraan Vietnam.

Media Vietnam juga memuji langkah ini dan menyebutnya sebaagi kemajuan yang luar biasa yang bisa menaikkan prestasi sepakbola Vietnam dan olahraga lainnya.

Perubahan ini tentunya diharapkan oleh publik dan fans sepakbola Vietnam untuk menciptakan kondisi bagi olahraga Vietnam.

Khususnya dalam hal ini cabang olahraga sepakbola, untuk menarik sumber daya dengan menarik pemain keturunan Vietnam di luar negeri dan pemain naturalisasi.

Hal ini berkaca pada keberhasilan tim Asia Tenggara lain  dalam program naturalisasi seperti Timnas Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Kamboja.

Timnas Malaysia yang diisi banyak pemain naturalisasi baru saja mengalahkan timnas Vietnam asuhan pelatih Kim Sang-sik di babak kualifikasi terakhir Piala Asia 2027.

Hasil ini memberikan tekanan signifikan sekaligus tamparan keras bagi Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) dan juga pelatih Kim Sang-sik.

Sejatinya, Vietnam sudah menggunakan pemain naturalisasi, tetapi jumlahnya terbatas di antaranya Nguyen Xuan Son, Cao Pendant Quang Vinh dan Filip Nguyen.

Meski belum banyak, terdapat banyak perubahan dalam performa tim Vietnam, bisa terlihat dari lini depan, Nguyen Xuan Son menjadi ujung tombak di Piala AFF 2024.

Pemain asal Brasil bernama asli Rafaelson Bezerra Fernandes itu juga menjadi pencetak gol terbanyak di Piala AFF 2024 sekaligus membawa tim menjadi Juara.

Sementara itu, langkap progresif naturalisasi yang dilakukan oleh Timnas Indonesia dan Vietnam itu mendapat respons dari fans Jepang.

"Saya pikir AFC atau FIFA perlu memberlakukan beberapa jenis pembatasan, mungkin membatasi pemain naturalisasi menjadi empat, meningkatkan level Asia," tulis fans Jepang dilansir dari CDL Sports Channel.

"Negara yang tidak bisa membesarkan rakyatnya sendiri adalah negara yang lemah, dan Jepang kuat karena membesarkan orang Jepang, ini jelas. Itulah sebabnya orang-orang yang dinaturalisasi adalah satu-satunya," tulis warga Jepang.

"Sepakbola sangat populer di Vietnam, jadi ada kemungkinan tim tersebut akan menjadi lebih kuat di masa mendatang," ungkapnya.

Penyerang timnas Indonesia, Ole Romeny melakukan selebrasi.
Sumber :
  • tvOnenews - Taufik Hidayat

 

"Indonesia harus melatih pemainnya dengan baik seperti Jepang, sejujurnya, mereka bahkan bukan kandidat untuk tampil ke Piala Dunia 2026," komen warga Jepang.

"Vietnam memasuki babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan pemain mereka sendiri, tapi kalah di tempat terakhir, sementara Timnas Indonesia masuk dengan pemain naturalisasi," jelas warga Jepang.

"Mengikuti Indonesia dan China, India dan Vietnam mungkin juga mempertimbangkan kebijakan naturalsasi untuk meningkatkan level sepak bola di seluruh Asia," komen warga Jepang.

"Vietnam, Malaysia, Qatar, India, strategi naturalisasi massal kemungkinan akan meningkatkan dalam jangka pendek," ujarnya.

"Setelah India dan Malaysia, Vietnam juga ikut campur, apakah China juga merencanakan sesuatu? pertumbuhan pesat Indonesia pasti berdampak besar," tutur warga Jepang.

"Mengenai keberhasilan Indonesia, keadaannya tidak berjalan dengan baik, seperti terlihat pada kekalahan telak baru-baru ini melawan Jepang," komen warga Jepang. (ind)
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:13
02:10
01:39
06:50
01:36
07:02

Viral