- tvonenews.com - Ilham Giovani
Respons Erick Thohir terhadap Pesimisme yang Muncul Setelah Timnas Indonesia Ketahui Nasib dalam Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2025
Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, merespons soal rasa pesimistis yang muncul setelah Timnas Indonesia mengetahui nasibnya dalam drawing Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Skuad Garuda telah mengetahui nasibnya di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah drawing dilaksanakan di Malaysia pada Kamis (17/7/2025) kemarin.
Tim asuhan Patrick Kluivert dipastikan bertemu dengan Irak dan juga Arab Saudi dalam laga-laga yang akan digelar di Arab Saudi pada Oktober mendatang.
- tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama
Setelah drawing, ada banyak suara negatif mengenai peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Hal ini direspons oleh Erick Thohir pada Jumat (18/7/2025). Menurutnya, ada banyak pula yang yakin bahwa Timnas Indonesia bisa lolos dengan tetap optimistis.
“Saya melihat kemarin setelah drawing. Banyak pengamat membuat penilaian. Ada yang pesimis, ada yang optimis. Banyak, kalau saya yakin fans bola di grassroot. Memberi dorongan luar biasa kepada tim nasional,” kata Erick kepada awak media.
Dia juga merespons soal banyaknya hujatan kepada pelatih dan pemain Timnas Indonesia. Bahkan, dirinya rela untuk menjadi sasaran hujatan netizen.
- tvonenews.com - Ilham Giovani
“Tapi kalau di netizen seperti biasa, saya cuma berpesan, tolong, hujat saya, kritik saya tidak ada masalah. Tapi tolong-tolong jangan pecahkan tim nasional. Pelatih belum bekerja sudah dihujat,” tambahnya.
“Pemain dihujat. Kita justru harus mendorong tim nasional kita. Kalau kami-kami di PSSI biasa dihujat dari dulu juga puluhan tahun dihujat,” tukasnya.
Erick meminta agar para suporter terus mendukung Timnas Indonesia di segala level usia ataupun putri.
“Saya Erick Thohir dihujat tidak apa-apa. Tapi tim nasional mohon didukung. Dengan segala dinamika prestasinya,” tandasnya.
“Dan saya apresiasi fans-fans yang benar-benar menunjukkan kesetiaan kepada tim nasional ketika tadi menang dan kalah. Semua itu proses. Tidak ada quick win,” lanjut Erick.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Erick Thohir berharap agar para suporter memberikan waktu kepada Patrick Kluivert, seperti mereka memberikan waktu kepada Shin Tae-yong.
“Coach STY 4 tahun diberi kesempatan, semua diberi kesempatan, coach Indra [Sjafri] diberi kesempatan. Nah sekarang, kita menghadapi situasi yang berat. Terus jangan dibilang, Pak Ketua Umum PSSI bilang berat, pesimis. Eh salah lagi. Ini realita,” kata Erick.
Soal tuan rumah yang tadinya netral, Erick Thohir tidak mempermasalahkan dan tetap mendesak Timnas Indonesia untuk berjuang sekuat tenaga.
“Dulu awalnya tuan rumah netral. Betul? Ya. Terus yaudah. Udah diputusin. Sekarang tuan rumahnya ada dua. Qatar dan Saudi,” kata Erick.
- X @timnasindonesia
“Ya. Terus kalau udah diputusin terus kita ngambek. Ga mau dateng? Ya gak bisa. Ini harus perang. Fight. Gitu. Ya kan? Nah. Sekarang sudah drawing,” tambahnya.
Ranking FIFA yang terpaut jauh pun tidak mengendurkan semangat eks Presiden Inter Milan ini.
“Ketemunya Saudi dan Irak. Dan Indonesia. Kita ranking 118. Yang dua ini 59 dan 58. Terus apa? Yaudah. Rankingnya jauh udah? Ya enggak. Kita persiapan. Betul gak? Ya,” kata Erick. (rda)