- dok.tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Vietnam Makin Ketar-ketir, Meski Sudah Lolos ke Final, Akhirnya Ngaku Kalau Sudah Bertemu Timnas Indonesia Mereka Bakal...
tvOnenews.com - Jelang duel panas melawan Timnas Indonesia U-23 di final Piala AFF U-23 2025, media Vietnam mulai menyuarakan kegelisahan yang mendalam.
Salah satu sorotan utama datang dari The Thao247, yang menyebut pelatih Kim Sang-sik tengah menghadapi masalah besar dalam skuadnya, yakni buruknya penyelesaian akhir para pemain Vietnam.
Dalam tajuk utamanya, The Thao247 menyoroti bahwa meskipun Vietnam U-23 sukses menembus partai final dengan catatan kemenangan sempurna, ada satu aspek krusial yang justru menjadi kekhawatiran utama.
- X @timnasindonesia
"Pelatih Kim Sang Sik menghadapi masalah besar ketika tim Vietnam U23 kehilangan terlalu banyak peluang selama perjalanan di turnamen Asia Tenggara U23 2025," tulis media Vietnam, The Thao247.
"Meskipun tim asuhan pelatih Kim Sang-sik memenangkan semua pertandingan untuk melaju ke final, kemampuan para penyerang dalam memanfaatkan peluang telah membuat para penggemar dan pakar khawatir," tulis media Vietnam itu,
Masalah ini dianggap sebagai celah fatal yang bisa dimanfaatkan lawan, terutama mengingat Timnas Indonesia U-23 akan bermain sebagai tuan rumah dengan dukungan puluhan ribu suporter di Stadion Gelora Bung Karno.
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Dari data statistik yang diungkap The Thao247, Vietnam U-23 hanya mampu mencetak tujuh gol dari tiga laga di turnamen ini.
Padahal secara rata-rata, mereka mampu menciptakan sekitar 14 tembakan per pertandingan. Namun, hanya 27 persen dari total tembakan itu yang mengarah tepat ke gawang
Angka tersebut dianggap sangat rendah untuk tim yang mengusung ambisi juara. Bahkan, tekanan ini kini mulai dirasakan oleh para pemain sendiri.
"Kehilangan terlalu banyak peluang tidak hanya memengaruhi hasil pertandingan tetapi juga memberikan tekanan psikologis bagi para pemain," sambung laporan media tersebut.
Striker andalan Vietnam, Dinh Bac, secara terbuka mengakui bahwa lini depan mereka masih perlu perbaikan signifikan.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
“Dua sesi latihan berikutnya akan menjadi kesempatan bagi kami untuk meningkatkan penyelesaian akhir. Tim U-23 Vietnam melewatkan banyak peluang, begitu pula saya,” kata Dinh Bac, dikutip dari The Thao247.
Kekhawatiran media Vietnam ini bukan tanpa alasan.
Menghadapi Indonesia yang dikenal dengan lini pertahanan rapat dan fisik kuat, terutama di bawah arahan pelatih Gerald Vanenburg, efektivitas serangan akan menjadi penentu utama.
Selain itu, atmosfer di Stadion GBK yang selalu panas dan penuh tekanan juga diyakini bisa membuat pemain Vietnam kehilangan fokus jika tidak mampu mencetak gol cepat.
“Di final mendatang, Vietnam U-23 akan menghadapi tim tuan rumah U-23 Indonesia, tim dengan pertahanan yang solid dan selalu didukung oleh puluhan ribu penonton di Stadion Gelora Bung Karno,” tegas The Thao247.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
"Di bawah tekanan seperti itu, memanfaatkan peluang menjadi lebih penting dari sebelumnya. Karena dalam pertandingan-pertandingan penting, peluang tidak sering datang dan menyia-nyiakannya dapat membuat tim membayar mahal," lanjut laporan Vietnam itu.
Sorotan dari media Vietnam ini menunjukkan bahwa jelang laga puncak, tekanan justru lebih berat di pihak mereka.
Sementara Timnas Indonesia U-23 justru tengah dalam performa terbaiknya, didukung dengan kekuatan penuh dan semangat dari publik tuan rumah.
Apakah Vietnam mampu membalikkan situasi dan membungkam GBK?
Atau justru tekanan ini akan menjadi bumerang yang mempercepat kejayaan Garuda Muda di rumah sendiri? Kita tunggu duel panasnya! (asl)