- Kolase tim tvOnenews
Legenda Timnas Indonesia Kritik Pedas Garuda Muda Usai Kalah Lawan Vietnam di Final Piala AFF U-23 2025, Sebut Tim Asuhan Gerald Vanenburg Tak Punya....
"Lihat, ada apa-apa, datang berkerumun. Kayak kompetisi di kita, maaf kalau kita bilang kayak tarkam, kan tidak bagus juga. Ini kan kesebelasan nasional. Seharusnya mereka juga main yang baik, penonton juga senang," tuturnya.
Tantangan Besar Menanti di Kualifikasi Piala Asia U-23
Kekalahan dari Vietnam ini memang mengecewakan, namun Timnas U-23 tak punya banyak waktu untuk meratap.
Mereka harus segera bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang akan berlangsung di Sidoarjo pada September mendatang.
Di bawah arahan pelatih asal Belanda Gerald Vanenburg, skuad muda Indonesia diharapkan mampu bangkit dan menunjukkan kemajuan.
Rully menilai Vanenburg masih membutuhkan waktu untuk memahami karakter pemain Indonesia.
Meski cukup puas dengan pencapaian awal, ia menegaskan pentingnya sang pelatih beradaptasi dengan budaya sepak bola lokal.
"Ya, mungkin buat saya, dia baru pertama kali. Dia juga harus belajar karakter orang Indonesia. Ini kan bukan Belanda. Jadi itu yang harus difokuskan," pungkas Rully.
Profil Singkat Rully Nere
Rully Nere bukanlah sosok asing dalam sepak bola Indonesia. Pria kelahiran Biak, Papua, 13 Mei 1957 ini merupakan salah satu gelandang terbaik yang pernah dimiliki Indonesia.
Ia tampil membela tim nasional senior sebanyak 38 kali di era 1980-an dan sempat membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 1987.
Dikenal sebagai pemain yang punya visi bermain tinggi dan determinasi kuat, Rully juga sempat menjadi pelatih timnas wanita Indonesia dan berbagai klub di Tanah Air.
Sebagai sosok yang telah makan asam garam dunia sepak bola nasional, kritik Rully terhadap performa Timnas U-23 tentu bukan tanpa dasar.
Ia berharap kritik ini menjadi bahan evaluasi demi kemajuan tim, bukan sekadar kecaman emosional.
Kini, tanggung jawab besar berada di pundak Vanenburg dan para pemain muda untuk menjawab kritik tersebut dengan performa yang lebih baik di turnamen berikutnya. (udn)