news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Indonesia U-23 Robi Darwis bersama pelatih Vietnam Kim Sang-sik.
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

Dokter Timnas Vietnam Klarifikasi soal Trik Kotor yang Ganggu Robi Darwis di Final Piala AFF U-23 2025

Aroma kontroversi masih menyelimuti laga final Piala AFF U-23 2025 yang mempertemukan Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam U-23. Dalam duel itu Robi Darwis dapat -
Senin, 4 Agustus 2025 - 22:03 WIB
Reporter:
Editor :

Menurut media Vietnam VN Express, pihak Vietnam berdalih bahwa kekhawatiran terhadap lemparan Robi Darwis membuat mereka mengambil langkah-langkah tertentu.

Lemparan jauh Robi dinilai sebagai ancaman nyata bagi lini pertahanan The Golden Star Warriors.

Menanggapi tudingan provokasi dokter tim U-23 Vietnam dr. Nguyen Truong An akhirnya angkat bicara. Ia membantah bahwa botol-botol air yang berserakan di pinggir lapangan sengaja diletakkan untuk mengganggu pemain Indonesia.

“Saya dokter yang bertanggung jawab atas kesehatan dan perawatan medis tim U-23,” ujarnya kepada VN Express.

“Biasanya, sebelum pertandingan, saya menata botol-botol air dengan rapi dan bersih agar para pemain bisa menggunakannya,” tambahnya.

Namun, ia mengakui bahwa menjelang akhir pertandingan, suasana di area teknis berubah menjadi kacau, dan botol-botol tersebut tidak lagi tertata seperti semula.

“Di menit-menit terakhir ketika situasinya agak kacau, botol-botol air itu tidak lagi rapi. Semuanya berantakan dan tidak ada gunanya,” imbuhnya.

Meski mengaku terkejut dengan sorotan besar publik terhadap dirinya, dr. Nguyen mengungkapkan bahwa fokus utama timnya adalah membawa pulang trofi juara dari Indonesia.

“Saya sangat terkejut menerima begitu banyak perhatian, banyak orang mengirim pesan kepada saya. Tapi yang paling membahagiakan adalah seluruh tim menang, membawa Piala Kejuaraan ke Vietnam,” tegasnya.

Kontroversi ini memicu gelombang reaksi keras dari publik Indonesia, terutama di media sosial. Tagar seperti #FairPlayPlease dan #ASEANCupU23 sempat ramai di platform X (Twitter) hingga hari ini.

Meski PSSI belum mengeluarkan pernyataan resmi, banyak pihak mendesak agar ASEAN Football Federation (AFF) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap insiden di final tersebut, terutama terkait etika permainan dan sikap ofisial tim.

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral