- Kolase tvOnenews.com/ PSSI/ Tangkapan Layar YouTube Justinus Lhaksana
Mau Tak Mau Diterima, Ini Alasan Coach Justin Yakin Timnas Indonesia Bisa Lolos Piala Dunia… Tapi Ada Syaratnya!
tvOnenews.com – Timnas Indonesia disebut punya peluang 60–70% lolos ke Piala Dunia 2026 dengan syarat khusus, menurut Coach Justin. Tapi ia curiga, permainan kotor AFC bisa jadi penghalang utama.
Sebagaimana diketahui, pasukan Garuda asuhan Patrick Kluivert baru saja menjalani dua laga uji coba menghadapi Taiwan dan Lebanon.
Dalam ajang FIFA Matchday itu, timnas Indonesia menang telak 6-0 atas Taiwan, tapi pada laga kedua, harus menerima hasil imbang 0-0 saat menjamu Lebanon.
Hasil imbang melawan Lebanon ini disebut-sebut menjadi paramater untuk kekuatan Timnas Indonesia menjelang round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Para fans dan juga pandit masih merasa resah, dan Patrick Kluivert harus punya pekerjaan rumah yang berat untuk membereskan finishing dari Jay Idzes dan kawan-kawan.
Terutama mengatasi permainan 'parkir bus', dan juga permainan kasar dan curang dari tim Timur Tengah.
Bukan tanpa alasan, skuad Garuda dijadwalkan akan menghadapi Arab Saudi dan Irak pada Oktober mendatang.
- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Salah satu kekhawatiran banyak pihak adalah netralitas wasit yang mengawal pertandingan, karena Arab Saudi ditunjuk oleh AFC menjadi tuan rumah.
Sementara itu, Coach Justin secara terbuka menyebut bahwa peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia sebenarnya sangat besar, asalkan pertandingan digelar secara netral, bukan di negara peserta seperti Arab Saudi yang dinilainya mendapat berbagai keistimewaan.
"Kalau kita bermain di tempat netral, peluang kita lolos lebih besar, gua berani bilang 60–70 persen. Kalau main di Australia, Jepang, Korea, Uzbekistan, di negara-negara yang sudah lolos lah," ujarnya dalam kanal YouTube Ruang Publik.
Ia mempertanyakan keputusan AFC yang menunjuk Arab Saudi sebagai tuan rumah kualifikasi, padahal negara tersebut juga merupakan peserta. Justin menilai hal itu tidak adil dan mencoreng prinsip fair play.
"Kan nggak make sense ini Kualifikasi Piala Dunia, semua bisa main, elu tunjuk satu negara yang juga jadi peserta," lanjutnya dengan nada tinggi.
Coach Justin juga menyoroti kekuasaan besar Arab Saudi dalam sepak bola Asia. Ia menyebut Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (MBS), memiliki empat klub besar, namun tidak ada regulasi keuangan seperti Financial Fair Play (FFP) di Asia.