- Instagram/pratamaarhan8
Apesnya Nasib Pratama Arhan, Coach Justin Bongkar Penyebab Patrick Kluivert Ogah Masukkan Namanya ke Timnas Indonesia
Belum lagi ada Shayne Pattynama, yang meski bermain di Thailand, dianggap lebih matang dari Arhan.
Bahkan Justin Hubner pun bisa dimainkan di sektor kiri jika dibutuhkan.
Dengan persaingan ketat ini, wajar jika Kluivert akhirnya memilih pemain yang lebih siap secara kompetisi.
“Suenya Arhan bukan karena dia jelek, sama sekali nggak. Gue cukup kenal Arhan jadi gue sangat respect sama dia. Bukan masalah itu, masalahnya banyak pemain di sayap kiri, numpuk,” tegas Coach Justin.
Namun, pelatih asal Belanda itu tetap menekankan bahwa Arhan masih muda dan kariernya belum berakhir.
Dengan catatan, Arhan harus mencari cara agar bisa lebih konsisten tampil penuh di level klub.
Minimnya menit bermain di Bangkok United jelas menjadi faktor besar yang membuat dirinya sulit bersaing dengan pemain yang reguler bermain di Eropa.
Menariknya, Coach Justin juga menyebut nama Asnawi Mangkualam yang kini disebut harus kembali ke performa prima bila ingin rebut posisi di Timnas.
Hal ini menunjukkan bahwa persaingan di skuad Garuda era Kluivert memang jauh lebih ketat, dan hanya mereka yang tampil konsisten yang akan masuk prioritas.
Apesnya nasib Pratama Arhan saat ini memang tidak hanya terjadi di lapangan, tetapi juga di luar lapangan.
Namun, publik sepak bola Indonesia masih berharap Arhan bisa bangkit, mengingat usianya yang masih sangat muda dan potensinya yang belum habis. (adk)