- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Alasan Rafael Struick Belum Gabung Latihan Timnas Indonesia U-23 Jelang SEA Games 2025 Diungkap Indra Sjafri
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri, mengungkapkan alasan Rafael Struick belum gabung latihan jelang SEA Games 2025. Dia menyebut sang striker masih cedera.
Diketahui, Struick menjadi salah satu dari 32 pemain yang dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Jakarta. TC skuad Garuda Muda tersebut sudah berjalan selama sepekan.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Selain TC, Timnas Indonesia U-23 akan melawan India dalam laga uji coba yang dimainkan dua kali pada Jumat (10/10) dan Senin (13/10) di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta.
Namun hingga saat ini, Struick belum bergabung belum bergabung dengan tim. Indra Sjafri mengonfirmasi bahwa pemain Dewa United Banten FC itu menderita cedera.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
"Struick masih kondisi cedera menurut tim dokter saya, setelah dicek memang cedera," kata Indra pada jumpa pers prapertandingan uji coba melawan India di Jakarta, Kamis (9/10/2025).
Sementara itu, Marselino Ferdinan tak dipanggil dalam pemusatan Latihan. Namun, pemain AS Trencin ini termasuk 50 nama yang didaftarkan untuk SEA Games 2025.
Indra Sjafri menyebut Marselino juga masih cedera sehingga tidak dipanggil dalam daftar 32 nama demi pemulihan sang gelandang 21 tahun tersebut.
"Ada juga beberapa pemain lain seperti Marselino yang masih cedera. Kalau masih cedera dan belum ada keterangan dokter untuk bisa ikut berlatih, saya pasti tidak akan gegabah untuk memaksa dia ikut TC," jelas Indra.
Pelatih berusia 62 tahun ini juga mengungkap alasan Tim Geypens tak bergabung di TC Garuda Muda. Menurutnya, sang pemain memilih fokus bersama klubnya FC Emmen.
Geypens secara resmi belum mengonfirmasi menolak bergabung. Namun, Indra memaklumi jika pemain itu tidak dibolehkan klubnya bergabung karena SEA Games 2025 tak masuk kalender FIFA.
"Kalau Tim, saya masih berkomunikasi, belum ada konfirmasi yang mengatakan dia tidak bisa datang ke SEA Games. Tapi kalau ada klub yang mengatakan seperti itu, karena ini bukan agenda FIFA, saya pikir wajar-wajar saja,” katanya.