- Instagram @novaarianto30
Omongan Putra Shin Tae-yong Soal Timnas Indonesia jadi Karma PSSI? Shin Jaewon: Mari Kita Lihat Bagaimana Garuda akan Melangkah Lebih Jauh, tanpa Dia...
tvOnenews.com - Timnas Indonesia kalah 2-3 lawan Arab Saudi di laga pembuka Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, omongan putra Shin Tae-yong jadi karma buat PSSI?
Kekalahan Timnas Indonesia dari Arab Saudi pada laga pembuka Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (9/10) dini hari WIB, kembali membuka luka lama di kalangan suporter.
Garuda yang tampil di bawah arahan Patrick Kluivert harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 2–3 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah.
Meski sempat menunjukkan perlawanan sengit, permainan Indonesia dianggap kehilangan arah dan disiplin taktik. Banyak warganet kecewa dengan pola permainan yang monoton serta keputusan Kluivert yang dinilai tak efektif dalam mengatur lini tengah dan pertahanan.
Namun yang paling ramai diperbincangkan justru bukan hanya hasil di lapangan, melainkan komentar lama Shin Jaewon, putra dari eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang kembali viral di media sosial.
- instagram/shin_jaewon77
Ungkapan Jaewon itu seolah menjadi sindiran keras kepada federasi sepak bola Indonesia (PSSI) yang memecat ayahnya setelah membawa Garuda melaju ke babak keempat kualifikasi.
“Mari kita lihat bagaimana kalian akan melangkah lebih jauh tanpa dia. Dia telah memberikan segalanya untuk menempatkan Indonesia pada tahap ini. Banyak yang mau aku katakan tentang bagaimana PSSI memperlakukan ayahku selama lima tahun tapi aku akan tetap diam,” tulis Shin Jaewon, seperti dikutip dari Threads.
Kekalahan dari Arab Saudi ini dianggap publik sebagai pembuktian bahwa keputusan mendepak Shin Tae-yong adalah langkah yang tergesa-gesa.
Pelatih asal Korea Selatan itu sebelumnya berhasil membawa Indonesia naik peringkat FIFA dan mencetak sejarah lolos ke ronde empat prestasi yang belum pernah dicapai Garuda sebelumnya.
Namun, jelang fase penting ini, PSSI justru menunjuk Patrick Kluivert sebagai pengganti dengan dalih “meningkatkan kualitas permainan menyerang”.
Keputusan itu menimbulkan kontroversi besar di kalangan fans. Kini, setelah kekalahan perdana, publik menilai pergantian tersebut justru merusak momentum yang telah dibangun Shin Tae-yong.