news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Irak puji kiprah Patrick Kluivert di Timnas Indonesia.
Sumber :
  • Instagram @patrickkluivert9

Kalau Boleh Jujur, Media Vietnam Sudah Yakin Laga Timnas Indonesia vs Irak di Round 4 Justru Bakal...

Menjelang duel panas Timnas Indonesia kontra Irak di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, media Vietnam, sudah lebih dulu memanaskan suasana.
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 18:23 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Menjelang duel panas Timnas Indonesia kontra Irak di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, media Vietnam, Soha, sudah lebih dulu memanaskan suasana.

Mereka menyebut laga tersebut bukan sekadar pertandingan biasa, melainkan pertaruhan hidup-mati bagi skuad Garuda asuhan Patrick Kluivert.

Dalam laporannya berjudul “Prediksi Irak vs Indonesia, 02:30 12 Oktober: Harapan Terakhir,” Soha menulis bahwa Indonesia sejatinya tampil mengesankan pada laga pembuka melawan Arab Saudi, meski harus menelan kekalahan tipis 2-3.

Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram @saudint

 

Hasil itu membuat duel melawan Irak malam ini menjadi penentu nasib Indonesia di jalur menuju Piala Dunia 2026.

“Secara teori, Indonesia masih berpeluang menjuarai Grup B dan lolos ke Piala Dunia 2026. Untuk mewujudkannya, mereka harus mengalahkan Irak dan menunggu lawan mereka mengalahkan Arab Saudi di laga final,” tulis Soha.

Media Vietnam itu juga menyoroti bahwa secara historis, Irak adalah lawan yang paling sulit ditaklukkan oleh Indonesia.

Dari enam pertemuan terakhir, semuanya dimenangkan oleh Singa Mesopotamia. Bahkan, sejak era naturalisasi dimulai, Garuda belum pernah mencicipi kemenangan atas Irak.

Namun, Soha tidak menampik bahwa wajah Timnas Indonesia kini jauh berbeda dibanding awal 2024.

Pemain Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

 

Dengan tambahan pemain naturalisasi seperti Thom Haye, Nathan Tjoe-A-On, hingga Ragnar Oratmangoen, serta pergantian pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert, permainan Indonesia dianggap lebih berani dan menekan.

“Indonesia kini tidak hanya bermain bertahan secara pasif, tetapi juga memiliki kemampuan menyerang yang impresif melawan lawan-lawan kuat. Pertandingan terakhir melawan Arab Saudi adalah contoh paling jelas. Meskipun mengalami kekalahan pahit, Indonesia menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki rasa rendah diri saat menghadapi tim yang dianggap "besar" di benua ini,” lanjut laporan Soha.

Sementara itu, Irak juga tengah menghadapi situasi pelik. Setelah memecat Jesus Casas, mereka menunjuk Graham Arnold, pelatih kawakan asal Australia, yang sebelumnya membawa negaranya tampil di Piala Dunia.

Keputusan itu disebut Soha sebagai langkah berani namun penuh risiko, sebab Irak kini harus beradaptasi dengan gaya baru di momen krusial.

Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold
Sumber :
  • Facebook - Iraq National Team

 

Arnold sendiri sudah menunjukkan taringnya dengan membawa Irak menjuarai Piala Raja 2025, tapi Soha mengingatkan bahwa tekanan menghadapi Indonesia bisa jadi berbeda.

Tim Garuda tengah dalam kondisi motivasi tinggi dan bertekad mencetak sejarah baru.

“Kekuatan Irak juga berasal dari kekuatannya yang luar biasa: lini tengah yang solid dan koordinasi yang baik antar posisi pendukung,” tulis media Vietnam itu lagi.

"Sementara itu, Indonesia lemah dalam hal pertahanan yang terorganisir, terutama ketika menghadapi koordinasi di lini tengah atau serangan dari kedua sayap," sambungnya.

Soha menilai, laga malam ini di Stadion Internasional Raja Abdullah, Jeddah, akan berlangsung penuh tensi dan drama.

Dengan posisi klasemen yang ketat dan peluang lolos yang masih terbuka lebar, pertandingan ini disebut sebagai momen penentu arah masa depan kedua tim.

Satu hal pasti, bahkan sebelum peluit pertama berbunyi, media Vietnam sudah menilai duel Irak vs Indonesia bakal jadi pertarungan sengit yang menentukan takdir Garuda di Asia. (asl)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:53
03:19
03:37
06:06
16:30
07:29

Viral