news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Irak puji kiprah Patrick Kluivert di Timnas Indonesia.
Sumber :
  • Instagram @patrickkluivert9

Media Inggris Terlalu 'Ikut Campur' Soal Laga Indonesia Vs Irak di Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Sejarah Tidak Berpihak Pada Indonesia karena...

Media Inggris terlalu ikut campur soal laga Timnas Indonesia Vs Irak di putaran kedua Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sebut kalau sejarah tidak berpihak pada Garuda
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 23:19 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Media Inggris terlalu ikut campur soal laga Timnas Indonesia Vs Irak di putaran kedua Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas Indonesia kembali akan menghadapi ujian berat di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 

Setelah menelan kekalahan 2-3 dari Arab Saudi di laga pembuka, skuad Garuda kini harus berhadapan dengan Irak pada laga kedua Grup B yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu (12/10/2025) pukul 02.30 WIB. 

Pertandingan ini menjadi krusial bagi anak asuh Patrick Kluivert, mengingat mereka masih belum mengantongi satu pun poin. 

Kekalahan dari Arab Saudi membuat posisi Indonesia di dasar klasemen semakin tertekan, sehingga kemenangan atas Irak kini menjadi harga mati bila ingin menjaga asa melangkah lebih jauh menuju putaran final Piala Dunia 2026.

Meski datang dengan semangat untuk bangkit, perjalanan Indonesia dipastikan tidak mudah. Irak, yang tampil lebih bugar dan memiliki catatan impresif dalam beberapa pertemuan terakhir, diyakini akan tampil agresif sejak awal. 

Dalam format ronde keempat ini, dua tim teratas di tiap grup berhak melaju langsung ke Piala Dunia, sementara posisi ketiga harus menjalani laga tambahan di ronde kelima. 

Artinya, peluang masih terbuka, namun setiap poin kini sangat menentukan nasib Garuda. Kekalahan lagi akan membuat langkah Indonesia semakin berat, sementara kemenangan bisa menghidupkan kembali harapan yang sempat pudar usai tumbang dari Arab Saudi.

Media Inggris Sports Mole turut memberikan pandangannya mengenai duel Irak vs Indonesia tersebut. Dalam pratinjau yang mereka rilis, Sports Mole memprediksi kemenangan 2-0 untuk Irak. 

Marc Klok dan kapten Timnas Indonesia Jay Idzes
Sumber :
  • Instagram @marcklok

 

Media itu menilai bahwa sejarah pertemuan kedua tim sangat berpihak kepada Singa Mesopotamia, julukan Irak. Dari 11 kali bentrokan, Irak berhasil menang delapan kali, dua kali imbang, dan hanya sekali kalah. 

Kekalahan tunggal Irak terjadi lebih dari setengah abad lalu, tepatnya pada Kualifikasi Olimpiade 1968, ketika Indonesia menang tipis 2-1. Sejak itu, dominasi Irak tidak pernah tergoyahkan, bahkan mereka selalu menang dalam lima pertemuan terakhir kontra Garuda.

“Pasukan Kluivert telah memenangkan dua dari lima pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, menunjukkan secercah potensi tetapi kesulitan untuk konsisten,” tulis Sports Mole dalam laporannya. 

Mereka menilai bahwa meski ada peningkatan performa di bawah pelatih asal Belanda tersebut, stabilitas permainan masih menjadi persoalan utama Indonesia. 

Sementara itu, Irak disebut tampil dalam kondisi lebih siap secara fisik maupun mental, terutama setelah tampil solid di fase sebelumnya.

Lebih lanjut, Sports Mole menambahkan bahwa sejarah sejauh ini belum berpihak pada Garuda. 

“Sejarah tidak berpihak pada Indonesia, karena gagal memenangkan delapan pertemuan terakhir mereka dengan Irak, kalah enam kali dan seri dua kali, dengan satu-satunya kemenangan mereka diraih di Olimpiade 1968,” tulisnya. 

Namun, mereka juga menyebut bahwa segala kemungkinan masih terbuka di sepak bola. “Kemenangan atas Irak bisa jadi kejutan dan dapat menghidupkan kembali impian Indonesia. 

Jika Indonesia mengalahkan Irak dan Irak kemudian mengalahkan Arab Saudi, maka persaingan di Grup B bisa menjadi sangat ketat bagi ketiga tim,” tutup laporan Sports Mole.

Dengan situasi genting seperti ini, duel dini hari nanti bukan sekadar laga biasa bagi Indonesia. Ini adalah pertarungan harga diri sekaligus ujian mental bagi Patrick Kluivert dan anak asuhnya untuk membuktikan bahwa mereka pantas bersaing di level tertinggi Asia. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
08:11
03:01
01:30
04:46
05:55

Viral