news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Marc Klok dan kapten Timnas Indonesia Jay Idzes.
Sumber :
  • Instagram @marcklok

Kata-kata Bijak Jay Idzes Usai Gagal ke Piala Dunia 2026: Kami Tidak Akan...

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes menyampaikan pesan tegas setelah Garuda resmi tersingkir dari putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Meski -
Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:11 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes menyampaikan pesan tegas setelah Garuda resmi tersingkir dari putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Meski mimpi tampil di ajang sepak bola terbesar dunia kandas, Idzes memastikan semangat perjuangan skuad Merah Putih tidak akan padam.

Indonesia sejatinya membawa harapan besar menuju dua laga krusial Grup B. Namun kenyataannya, Marselino dan kolega harus menyerah 2-3 dari Arab Saudi lalu tumbang 0-1 dari Irak.

Patrick Kluivert bersama staf pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dennylandzaat

 

Hasil tersebut menempatkan Indonesia di posisi juru kunci klasemen dan mengakhiri perjalanan mereka di babak kualifikasi.

Padahal skuad asuhan Patrick Kluivert hanya tinggal dua pertandingan lagi dari tiket ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun Idzes menolak larut dalam kesedihan.

“Tim ini tidak hanya dibangun untuk hari ini. Kami punya masa depan yang cerah dan tidak akan berhenti di sini,” tegas bek Sassuolo tersebut.

Menurut pemain berusia 24 tahun itu, pondasi Timnas Indonesia saat ini sudah sangat kuat, mulai dari kedisiplinan, solidaritas, hingga pengalaman menghadapi tim-tim elite Asia.

Semua itu disebutnya sebagai modal besar menuju masa depan yang lebih gemilang.

“Kami punya proyek besar, tim yang luar biasa, dan dukungan yang tak pernah berhenti. Chemistry kami semakin kuat, dan itu membuat saya percaya masa depan Timnas akan lebih baik.”

Meski pintu Piala Dunia 2026 sudah tertutup, Idzes memandang jauh ke depan.

Ia menyebut target baru Garuda sudah jelas menatap Piala Dunia 2030 yang akan digelar di Maroko, Portugal, dan Spanyol.

Bagi Idzes, kegagalan saat ini bukan akhir dari cerita, melainkan awal dari kebangkitan yang lebih besar.

“Ini pengalaman yang sangat berharga. Kami belajar banyak dari sini, dan kami akan terus berjuang agar suatu hari nanti, bendera Indonesia bisa berkibar di Piala Dunia,” tutupnya.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:26
02:23
03:42
06:02
01:04
01:17

Viral