- tvonenews.com - Ilham Giovani
Sumardji Bicara Nasib Patrick Kluivert hingga Isu Ricuh di Ruang Ganti Timnas Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com – Masa depan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia berada di ujung tanduk. Manajer Timnas Sumardji memastikan bahwa nasib eks bintang Barcelona itu akan ditentukan dalam rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI dalam waktu dekat.
Pelatih asal Belanda tersebut menjadi sorotan utama usai kegagalan Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026.
Kekalahan beruntun dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) membuat Skuad Garuda dipastikan tersingkir dari putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan terdampar di dasar klasemen grup B tanpa satu pun poin.
- Instagram @iraqnt_en
Tekanan publik pun memuncak. Seruan agar Kluivert mundur atau diberhentikan menggema di berbagai media sosial dan forum sepak bola nasional.
Banyak yang menilai Kluivert gagal memberikan perubahan signifikan selama memimpin tim. Menanggapi hal tersebut, Sumardji angkat bicara.
"Ya, kalau soal itu (masa depan Patrick Kluivert) nanti akan diputuskan dalam rapat Exco. Tapi ya sekali lagi saya akan sampaikan apa adanya di rapat Exco," ujar Sumardji kepada media.
"Saya tidak akan tutup-tutupi mana yang baik, mana yang tidak baik. Semua akan saya sampaikan apa adanya," sambungnya.
Lebih lanjut, ia menyiratkan harapannya agar PSSI mengambil langkah tegas.
"Sekali lagi karena saya ini berada di tim mulai dari round 1 Oktober 2023 sampai dengan sekarang... Kali ini saya minta tolong teman-teman Exco harus berani ambil sikap yang tegas," tekan Sumardji.
Ricuh di Ruang Ganti? Justin Hubner Akui Unggahan Emosional Sebelum Dicoret
- Instagram @dennylandzaat
Tak hanya soal pelatih, situasi internal tim juga ikut memanas. Rumor ketegangan di ruang ganti mencuat setelah bek tengah Fortuna Sittard, Justin Hubner, mengunggah unggahan bernada kekecewaan di media sosial lantaran tak dimainkan saat melawan Arab Saudi.
Tak lama kemudian, Justin menyampaikan permintaan maaf.
“Setelah unggahan kemarin setelah pertandingan, saya benar-benar ingin meminta maaf kepada seluruh rekan setim, staf, dan seluruh negeri... Itu sebuah keputusan emosional dari saya yang tidak akan pernah terjadi lagi,” ungkapnya.
Saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (13/10/2025), Sumardji mengonfirmasi bahwa memang ada situasi kurang kondusif di ruang ganti.
“Ruang ganti itu setiap kita mengalami kekalahan itu pasti ada situasi yang sulit ya,” ujarnya.
“Memang kemarin itu seperti yang disampaikan oleh Justin ada sedikit persoalan. Tetapi menurut saya apa yang disampaikan Justin ada benarnya dan juga ada tidak benarnya,” sambungnya.
Menurut Sumardji, Justin memiliki semangat nasionalisme, namun cara penyampaiannya dianggap keliru.
“Benarnya dia merasa bahwa jiwa nasionalnya dia, patriotnya dia terpanggil... Terus yang kedua dari salahnya kenapa itu harus disampaikan ke publik?”
Meski sudah meminta maaf, imbas dari insiden tersebut cukup serius: Justin dicoret dan tak masuk skuad saat menghadapi Irak.
Saat ini skuad Garuda telah dibubarkan dan para pemain kembali ke klub masing-masing. Jeda internasional berikutnya dijadwalkan November mendatang, namun belum ada agenda resmi untuk Timnas Indonesia.