- Instagram @patrickkluivert9
Media Irak Keheranan Lihat 'Efek' Timnas Indonesia, Padahal Patrick Kluivert Baru Dipecat tapi Publik Timur Tengah Malah Ramai Minta...
tvOnenews.com - Media Irak dibuat terheran-heran dengan fenomena yang terjadi setelah pemecatan Patrick Kluivert dari Timnas Indonesia.
Baru beberapa jam didepak PSSI, nama pelatih asal Belanda itu malah melejit dan jadi idola baru di kalangan penggemar Irak.
Dalam laporan terbarunya, Winwin menulis dengan nada takjub, “Kluivert menyaingi Graham Arnold dalam hal popularitas di kalangan penggemar Irak.”
- Antara
Media tersebut menyoroti bagaimana warganet Irak tiba-tiba membanjiri media sosial dengan seruan agar federasi sepak bola Irak segera mengontrak mantan pelatih Garuda itu.
Padahal, Kluivert baru saja gagal membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 setelah kalah di babak play-off melawan Arab Saudi dan Irak.
Tapi justru dari dua pertandingan itulah, penggemar Irak jatuh hati dengan gaya bermain cepat dan modern yang diterapkan Kluivert bersama Indonesia.
"Nama pelatih asal Belanda Patrick Kluivert ramai disebut-sebut oleh penggemar Irak di media sosial, meski ia resmi dipecat dari jabatan pelatih tim nasional Indonesia hari ini, Kamis," lanjut Winwin.
- X @timnasindonesia
"Setelah pemecatannya diumumkan, nama pelatih Belanda itu menjadi topik hangat di kalangan penggemar Irak di media sosial, yang mulai memintanya menjadi pelatih Irak, karena popularitasnya kini menyaingi Arnold," ujar laporan tersebut.
Tak hanya publik, bahkan analis sepak bola Irak pun ikut angkat suara.
Ali Al-Naimi, mantan analis teknis Timnas Irak, mengungkapkan bahwa Kluivert sebenarnya sudah menunjukkan potensi besar sejak pertama datang ke Indonesia.
“Ketika pelatih Belanda, Patrick Kluivert, mengambil alih tugas melatih Timnas Indonesia. Ia mendapati dirinya berhadapan dengan tim yang karakternya telah dibentuk oleh mantan pelatih Korea Tae Yong Shin selama lima tahun, seorang pelatih yang dikenal karena pendekatan bertahannya yang ketat dan disiplin yang tinggi,” ujarnya kepada Winwin.
Menurut Al-Naimi, Kluivert membawa angin baru ke dalam sepak bola Indonesia, dengan filosofi menyerang berbasis penguasaan bola, rotasi pemain, dan tekanan tinggi.
- Instagram/@patrickkluivert9
“Hanya sehari setelah penandatanganan kontrak, dengan jelas menyatakan bahwa masalah sepak bola Indonesia terletak pada ketidakmampuan tim menerapkan counter-pressing setelah kehilangan bola, yang memberikan peluang berharga bagi lawan untuk melakukan serangan balik. Ia menegaskan akan mengatasi hal ini melalui filosofi menyerangnya yang berbasis penguasaan bola dan rotasi, serta kesadaran setiap pemain akan perannya masing-masing,” tambahnya.
Yang membuat Winwin heran, Kluivert justru mendapat simpati luas dari penggemar Irak meski hasil akhirnya bersama Indonesia tak terlalu menggembirakan.
Lebih lanjut, Winwin menilai bahwa penggemar Irak memang haus akan sosok pelatih dengan karakter menyerang seperti Kluivert.
"Para penggemar Irak biasanya condong ke pendekatan menyerang, tetapi yang membingungkan adalah sebagian besar pelatih tim cenderung memainkan gaya bermain konservatif dan defensif, mengandalkan umpan silang dan serangan balik. Mungkin ada tren institusional yang membentuk para pelatih tim nasional Irak dan mendorong mereka untuk mengadopsi gaya bermain ini," ungkap Winwin.
Sebab, selama ini sebagian besar pelatih Irak dianggap terlalu defensif dan bergantung pada serangan balik.
Dan kini, dengan nama Kluivert yang terus dibicarakan di media sosial Irak, bukan tidak mungkin pelatih yang baru saja dipecat dari Indonesia itu malah menemukan rumah baru di negeri yang dulu jadi lawannya di lapangan. (asl)