- AFC
3 Alasan Timur Kapadze Layak Jadi Pelatih Timnas Indonesia, Nomor 1 Belum Pernah Dilakukan Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong
Jakarta, tvOnenews.com – Setidaknya ada tiga alasan Timur Kapadze layak jadi pelatih Timnas Indonesia. Salah satunya belum pernah dilakukan Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong.
Timur Kapadze belakangan santer digosipkan masuk dalam radar calon pelatih baru Timnas Indonesia. Rumor itu muncul usai pemecatan Patrick Kluivert yang dilakukan PSSI.
Kapadze pun menyambut baik rumor tentang dirinya untuk menjadi suksesor Patrick Kluivert. Ia mengaku senang mendapatkan dukungan dari fans Garuda untuk melatih Timnas Indonesia.
Pelatih asal Uzbekistan itu dibuat terkejut karena media sosialnya dibanjiri rayuan fans Garuda. Namun, arsitek berusia 44 tahun itu memastikan bahwa isu soal dirinya masih bersifat rumor.
- Kolase Istimewa/AFC
"Saya sudah membaca dan mendengar berita tentang tim nasional Indonesia atau federasinya. Instagram saya dibanjiri pesan dari penggemar Indonesia, mereka ingin melihat saya di sana. Ini sangat menyenangkan bagi saya," kata Kapadze kepada media asal Uzbekistan, Championat.asia, dikutip dari Zamin.
"Sejauh ini, spekulasi yang beredar di media hanyalah rumor,” imbuhnya.
Kapadze sangat menghormati keinginan dari fans Garuda terhadap dirinya untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia. Ia juga mengapresiasi antusiasme dan loyalitas suporter Garuda.
Namun, Kapadze mengatakan saat ini masih fokus menjadi asisten pelatih Timnas Uzbekistan. Di sisi lain, ia tidak menutup kemungkinan untuk menukangi Timnas Indonesia di masa depan.
“Namun, saya menerima minat (dari fans Timnas Indonesia) tersebut dengan hormat. Di Indonesia, orang-orang sangat mencintai sepak bola, penggemar mereka sangat antusias," jelasnya.
"Saya senang para penggemar Indonesia tertarik pada saya. Ini adalah tanda kecintaan mereka pada sepak bola dan loyalitas mereka kepada tim nasional," aku Kapadze.
"Saat ini, fokus saya hanya pada tim nasional Uzbekistan, tetapi wajar jika saya mempertimbangkan peluang profesional (termasuk melatih Timnas Indonesia) di masa depan," tambahnya.
Meski belum ada pengumumman resmi dari PSSI soal siapa yang akan menjadi pelatih baru Timnas Indonesia, ada tiga alasan Kapadze dianggap layak mengisi kursi panas di tim Merah Putih.
- AFC
Pernah Juara di Asia Tengah
Juru taktik berusia 44 tahun tersebut pernah membawa Timnas Uzbekistan juara CAFA Cup 2024-2025. CAFA Nations Cup adalah kompetisi antarnegara anggota CAFA (kawasan Asia Tengah).
Tepatnya saat Kapadze masih menjadi pelatih kepala. Ia juga meloloskan Timnas Uzbekistan ke Piala Dunia 2026. Namun, perannya digantikan oleh Fabio Cannavaro, dan kini menjadi asisten pelatih.
Dengan pernah menjadi juara di level tim nasional, maka kualitasnya bisa dibilang tidak diragukan lagi. Ia juga akan memiliki kepercayaan diri yang tinggi.
Prestasi Kapadze di atas belum pernah dilakukan oleh dua mantan pelatih Timnas Indonesia, yakni Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong. Keduanya sama-sama belum pernah membawa Garuda juara.
Sudah Mengenal Sepak Bola Asia dan Punya Rekor Apik
Kapadze telah bekerja di kursi kepelatihan Uzbekistan sejak 2018 silam. Saat itu, ia berstatus sebagai caretaker. Setelah itu, ia pernah menjadi pelatih kepala Timnas Uzbekistan U-19 dan U-23.
Kapadze kemudian diangkat lagi jadi pelatih kepala Timnas Uzbekistan pada 22 Januari 2025 untuk menggantikan Srečko Katanec. Ia membawa timnya tidak terkalahkan.
Sejak ditukangi Kapadze, Serigala Putih itu menjadi negara yang ditakuti lawan. Dalam 8 laga dari Januari-Oktober 2025, Kapadze membawa timnya meraih 5 kemenangan dan tiga hasil seri.
Kapadze sudah mengenal negara-negara Asia yang pernah menjadi lawannya, ditambah memiliki rekor apik. Hal ini menjadi salah satu alasan dia layak jadi juru taktik skuad Garuda.
Sudah Mengenal Indonesia
Kapadze dinilai sudah mengenal Indonesia. Pasalnya, ia pernah membawa Uzbekistan U-23 melibas Timnas Indonesia U-23 2-0 di semifinal Piala Asia U-23 2024.
Sementara ketika masih menjadi pemain, Kapadze pernah bermain di Indonesia ketika membela Uzbekistan di Piala Asia 2007. Sehingga, sedikitnya ia sudah mengetahui kultur sepak bola Tanah Air.
Saat ini, Kapadze masih menjadi asisten pelatih Fabio Cannavaro di Timnas Uzbekistan. Dengan posisinya bukan sebagai pelatih kepala, bukan tidak mungkin ia memilih Indonesia jika ada tawaran.
(yus)