- KNVB
Di Depan Media Belanda, Alex Pastoor Blak-blakan Singgung PSSI dan Timnas Indonesia: Keberhasilan Kami Tak Pernah Dibahas
tvOnenews.com - Mantan asisten pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia yaitu Alex Pastoor secara tak terduga bicara tentang pengalamannya di skuad Garuda.
Seolah memberikan sindiran, Alex Pastoor mengungkapkan bahwa keberhasilan dirinya dan Patrick Kluivert selama di Timnas Indonesia tak pernah dibahas sedikitpun.
Sudah lebih dari satu pekan, PSSI telah mengumumkan bahwa mereka tak lagi bekerja sama dengan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Kabar ini juga dibagikan langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir yang mengucapkan terima kasih atas dedikasi Patrick Kluivert beserta stafnya.
“Terima kasih atas kontribusi yang sudah diberikan Coach Patrick Kluivert dan Tim Kepelatihan selama hampir 12 bulan untuk PSSI & Timnas Indonesia,” kata @erickthohir di Instagram-nya.
“Dengan penuh rasa hormat, PSSI dan Coach Patrick & Tim Kepelatihan sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini,“ ujar Erick Thohir.
“Terima kasih sudah menjadi bagian dari perjalanan Timnas Indonesia dan berjuang bersama untuk Merah Putih,” tambahnya.
- x.com/TimnasIndonesia
Setelah Patrick Kluivert minggat, sejumlah nama-nama besar mulai dikaitkan dengan Timnas Indonesia. Ada Jesus Casas hingga Timur Kapadze.
Sebelumnya, ada Louis Van Gaal, pelatih legendaris Belanda berusia 73 tahun yang rumornya ke Timnas Indonesia. Tapi belakangan, itu tidak terjadi.
Seakan belum move on, jajaran kepelatihan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia satu per satu mulai bicara ke publik setelah dipecat dari Timnas Indonesia.
Terbaru, asisten pelatih Alex Pastoor yang speak up terkait bagaimana perasaannya setelah gagal bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
“Tidak berhasil (bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia), tidak, itu menjadi jelas dengan cepat,” tegas Pastoor melansir dari Voetbal International.
Alex Pastoor menekankan bahwa dua lawan Timnas Indonesia di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 seperti Arab Saudi dan Irak masih terlalu kuat bagi Garuda.
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat