- Kolase tvOnenews/AFC/Timnas Indonesia
Omongan Media Vietnam Terbukti, Ternyata Alasan Shin Tae-yong Tak Pernah Benar-benar Tinggalkan Indonesia itu...
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong.
Meski sudah lama berpisah dengan Timnas Indonesia, pelatih berusia 53 tahun itu ternyata masih menyimpan kerinduan mendalam terhadap skuad Garuda.
Kabar besar ini langsung menjadi sorotan media Vietnam. Dalam laporannya, mereka keheranan dengan aksi Shin Tae-yong yang meski dipecat mendadak oleh PSSI, tetap tak pernah benar-benar menutup pintu untuk Indonesia.
- Antara/Hafidz Mubarak A/app/am
Bahkan, STY secara terang-terangan menyatakan siap kembali jika PSSI memintanya.
"Pelatih Shin Tae Yong tiba-tiba umumkan keinginannya untuk kembali ke tim Indonesia," tulis media Vietnam, Dantri, dalam tajuk utama laporan mereka.
Lebih lanjut, media tersebut mengutip pernyataan Shin Tae-yong yang disampaikan dalam wawancara bersama Goalpost Indonesia baru-baru ini.
“Hati saya selalu bersama Indonesia. Sekalipun ada tawaran dari negara lain, jika Federasi Sepak Bola Indonesia memberikan tawaran yang tulus, tim Indonesia selalu menjadi pilihan utama saya,” ujar STY, dikutip dari Dantri.
- Kolase tvOnenews.com | YouTube JekPod / PSSI
Shin Tae-yong juga menegaskan bahwa dirinya bukan tipe pelatih yang menutup kemungkinan untuk masa depan.
“Prinsip saya adalah jika ada tawaran yang cukup menarik, saya akan mempertimbangkan dan memikirkannya. Saya orang yang siap menghadapi apa pun,” kata Shin Tae-yong.
Namun, meski pernyataannya sudah mengundang spekulasi luas, pelatih asal Korea Selatan itu mengaku belum menerima tawaran resmi dari PSSI untuk kembali ke kursi pelatih Timnas Indonesia.
“Sampai saat ini, belum ada tawaran dari PSSI. Belum ada panggilan dari mereka,” ujarnya jujur.
Menariknya, Dantri juga menyoroti bagaimana cara PSSI memecat Shin Tae-yong di awal tahun 2025 lalu yang dinilai terlalu mendadak dan emosional.
- Kolase tvOnenews.com
“Meski cara pemecatan pelatih Shin Tae Yong oleh PSSI pada 6 Januari lalu terbilang cukup keras (ia baru diberi tahu pada pagi harinya tentang kehilangan pekerjaannya, dan menjelang siang hari PSSI mengumumkan pelatih baru), namun sebagai balasannya, PSSI memberikan kompensasi yang sangat besar kepada pelatih asal Korea tersebut,” tulis media Vietnam itu.