news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Nova Arianto Blak-blakan Usai Timnas Indonesia Dibantai Brasil di Piala Dunia U-17: Saya Cukup Senang....
Sumber :
  • ANTARA

Nova Arianto Blak-blakan Usai Timnas Indonesia Dibantai Brasil di Piala Dunia U-17: Saya Cukup Senang...

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengaku cukup puas dengan semangat dan kerja keras anak asuhnya meski harus menelan kekalahan 0-4 dari Brasil pada laga kedua Grup H Piala Dunia U-17 2025 yang digelar di Aspire Academy, Doha, Qatar, Jumat (7/11/2025).
Sabtu, 8 November 2025 - 02:58 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengaku cukup puas dengan semangat dan kerja keras anak asuhnya meski harus menelan kekalahan 0-4 dari Brasil pada laga kedua Grup H Piala Dunia U-17 2025 yang digelar di Aspire Academy, Doha, Qatar, Jumat (7/11/2025).

“Ya, saya cukup senang dengan kerja keras mereka hari ini. Soalnya ini pertandingan yang lebih baik daripada saat kita melawan Zambia,” ujar Nova.

Menurut pelatih berusia 46 tahun itu, para pemain sudah menunjukkan peningkatan signifikan dalam organisasi permainan dan mental bertanding meskipun hasil belum berpihak kepada Indonesia.

“Saya mau pemain selalu menunjukkan effort seperti ini. Selagi masih ada satu pertandingan lagi, bagaimana pun caranya saya minta kita bisa dapat tiga poin, supaya peluang kita masih terbuka untuk lolos ke babak selanjutnya,” tegas mantan kapten Timnas Indonesia tersebut.

Kekalahan dari Brasil membuat Indonesia tetap berada di posisi ketiga klasemen sementara Grup H dengan nol poin dari dua laga. Sebelumnya, Garuda Muda kalah 1-3 dari Zambia pada laga perdana.

Dalam pertandingan kontra Brasil, Nova melakukan sejumlah perubahan di lini depan dan tengah.

Ia mencadangkan Muhammad Zahaby Gholy dan Mierza Firjatullah, dua pemain bertipe menyerang, untuk menyesuaikan dengan strategi bertahan menghadapi agresivitas tim lawan.

“Memang itu sudah jadi rencana dari awal. Brasil sangat agresif dalam menyerang, jadi saya pilih menurunkan pemain dengan kemampuan bertahan lebih kuat seperti Rafi, Evandra, dan Dimas,” jelasnya.

Namun Nova mengakui, masuknya Gholy, Mierza, dan Fandi Ahmad di babak kedua membawa angin segar bagi lini depan Indonesia.

“Walaupun akhirnya kita tetap kebobolan, tapi dengan masuknya Mierza, Gholy, dan Fandi, permainan kita jadi lebih hidup. Mereka tampil cukup maksimal dan memberi warna dalam serangan,” ungkapnya.

Timnas Indonesia U-17 masih memiliki satu kesempatan terakhir untuk menjaga asa lolos ke babak 32 besar. Pada laga pamungkas Grup H, Indonesia akan menghadapi Honduras pada Senin (10/11) mendatang.

Secara matematis, peluang Garuda Muda masih terbuka karena delapan dari dua belas tim peringkat ketiga terbaik tetap berhak melangkah ke fase gugur.(ant/lgn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:17
06:44
18:20
03:31
03:01
01:37

Viral