news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ole Romeny dan Patrick Kluivert.
Sumber :
  • Instagram @oleromeny

Kepada Media Belanda, Ole Romeny Pasang Badan untuk Patrick Kluivert usai Dipecat Timnas Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, bicara soal pengalamannya dilatih oleh Patrick Kluivert. Dia memberi pembelaan soal pemecatan sang juru taktik.
Senin, 29 Desember 2025 - 10:45 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny, bicara soal pengalamannya dilatih oleh Patrick Kluivert. Dia memberi pembelaan soal pemecatan sang juru taktik.

Skuad Garuda gagal lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Dua kekalahan pada bulan Oktober dari Arab Saudi dan Irak berujung kepada nasib buruk untuk Kluivert.

PSSI memutuskan untuk memecat Kluivert bersama gerbong kepelatihan Belanda. Bersama dengan Kluivert, para asisten pelatih hingga juru taktik U-23, Gerald Vanenburg, juga ikut dipecat.

Federasi kini segera menunjuk pelatih baru, dengan John Herdman diunggulkan untuk menjadi juru taktik berikutnya. Sang pelatih asal Inggris tampaknya mengalahkan Giovanni van Bronckhorst dalam perburuan kursi panas Timnas Indonesia.

Pengumuman resmi diharapkan untuk tiba setelah tahun baru. Sementara itu, para pemain Timnas Indonesia masih berkarier di klubnya masing-masing.

Ole Romeny masih berusaha menemukan kualitas terbaiknya setelah absen panjang akibat cedera metatarsal pada Juli lalu. Cedera di Bandung saat memperkuat Oxford United dalam pentas Piala Presiden 2025 menjadi sebabnya.

Cedera itu juga membuatnya tidak bisa bermain sebagai starter dalam dua laga di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Namun, Romeny tetap mendapatkan menit bermain sebagai pemain pengganti.

Setelah dua bulan berlalu, Romeny akhirnya buka suara soal pemecatan Kluivert. Dia mengasihani mantan pelatih Timnas Indonesia itu.

Penyerang berusia 25 tahun itu merasa Kluivert bisa memahami dirinya dan memberikan nasihat yang berguna. Sebab, dia adalah mantan striker top pada eranya.

“Itu adalah hal yang luar biasa bekerja bersamanya. Kluivert adalah pelatih yang memahami saya,” kata Romeny kepada media Belanda, De Gelderlander.

“Dia pernah bermain di level tertinggi dan memberikan saran yang penuh detail kepada saya,” tambah penyerang Oxford United itu.

Namun, dia menyadari bahwa melatih Timnas Indonesia tidaklah mudah. Dengan tekanan yang begitu besar kepadanya, Kluivert tidak bisa dipertahankan setelah dua kekalahan di bulan Oktober.

“Saya masih merasa kasihan kepadanya, namun tekanannya berlebihan. Melatih Indonesia [sebuah negara dengan lebih dari 280 juta penduduk] bukanlah pekerjaan yang mudah,” tukas Romeny.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:33
04:11
01:51
08:55
01:00
01:09

Viral