news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Penyerang Timnas Indonesia, Ole Romeny..
Sumber :
  • REUTERS

Gagal Move On, Ole Romeny Bandingkan Ganasnya Atmosfer Suporter Timnas Indonesia dengan Belanda

Ole Romeny mengaku terkesan dengan atmosfer luar biasa suporter Timnas Indonesia, yang menurutnya jauh lebih intens dibandingkan stadion-stadion di Belanda.
Jumat, 2 Januari 2026 - 13:53 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny, membagikan pengalamannya kepada media Belanda mengenai atmosfer luar biasa yang ia rasakan bersama skuad Garuda.

Menurut Romeny, dukungan suporter Indonesia menghadirkan pengalaman yang sulit dilupakan sepanjang karier profesionalnya sebagai pesepak bola.

Ole Romeny merupakan pemain keturunan yang menjalani debut bersama Timnas Indonesia pada 20 Maret 2025 saat menghadapi Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Pada laga tersebut, ia langsung mencatatkan namanya di papan skor meski harus menelan kekalahan bersama tim Merah Putih.

Penyerang timnas Indonesia, Ole Romeny melakukan selebrasi.
Sumber :
  • tvOnenews - Taufik Hidayat

Romeny resmi menjadi warga negara Indonesia pada Februari 2025. Penyerang berusia 24 tahun itu menjalani prosesi pengambilan sumpah di London, Inggris, bersamaan dengan dua pemain Timnas U-20, yakni Tim Geypens dan Dion Markx.

Laga debut Romeny bersama Timnas Indonesia terjadi saat skuad Garuda bertandang ke markas Australia. Ia dipercaya tampil sebagai starter dalam pertandingan yang berlangsung pada Kamis (20/3/2025).

Pada laga tersebut, Indonesia harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 5-1. Satu-satunya gol Indonesia dicetak Ole Romeny pada menit ke-78.

Sejak pertandingan itu, Romeny hampir selalu menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia di era kepelatihan Patrick Kluivert. Hingga kini, pemain Oxford United tersebut telah mengoleksi enam caps dan mencetak tiga gol bersama Timnas Indonesia.

Kiprah Romeny bersama Garuda turut mendapat sorotan media Belanda. Dalam laporan mereka, disebutkan bahwa Stadion De Kuip dikenal sebagai stadion dengan atmosfer paling intens di Belanda. Namun, menurut Ole Romeny, suasana tersebut masih kalah dibandingkan atmosfer pertandingan Timnas Indonesia.

Kepada De Gelderlander, Romeny mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme publik Indonesia. “Saya belum pernah mengalami kegilaan seperti ini. Saya ingat semua orang datang menemui saya di bandara. Saya melihat orang-orang menangis. Saya bahkan belum bermain satu menit pun untuk Indonesia, saya hanya datang untuk menonton satu pertandingan, tetapi saya menerima begitu banyak perhatian: saya hampir tidak percaya,” ucapnya, seperti dikutip dari Soccernews.

Ia kemudian menceritakan awal mula ketertarikannya membela Indonesia. Semuanya bermula ketika seorang jurnalis mengungkap bahwa dirinya memiliki peluang untuk memperkuat Timnas Indonesia.

“Berita itu diliput secara luas oleh media lain, dan tak lama kemudian, saya menerima telepon dari Asosiasi Sepak Bola Indonesia. Tapi jujur saja, saya bahkan tidak tahu bahwa saya memenuhi syarat untuk bermain bagi Indonesia. Saya harus bertanya kepada ibu saya terlebih dahulu tentang kesepakatan dengan nenek saya.”

Romeny juga mengingat sambutan meriah yang diterimanya saat tiba di Indonesia. “Itu pengalaman yang luar biasa. Saya tidak pernah membayangkan akan seliar ini. Tapi setelah saya mencetak gol di debut saya untuk Indonesia, euforianya semakin meningkat.”

Ia menilai atmosfer pertandingan internasional di Indonesia benar-benar berada di level berbeda. “Pertandingan internasional pertama di Indonesia juga aneh. Suasananya seperti De Kuip tiga kali lipat. Ketika saya mencetak gol melawan Bahrain, saya merasakan Stadion Gelora Bung Karno bergetar. Itu memberi saya perasaan yang tak terlukiskan. Energi yang dilepaskan tak tertandingi.” (ind)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:33
04:11
01:51
08:55
01:00
01:09

Viral