- canadasoccer.com
Belum Mulai Melatih, John Herdman Sudah Tersenyum Lebar Lihat Statistik Bintang Timnas Indonesia di Eropa Jelang FIFA Matchday
Jakarta, tvOnenews.com - John Herdman baru saja menginjakkan kaki di Jakarta, namun senyum lebar tampaknya langsung menghiasi wajahnya. Pelatih anyar Timnas Indonesia itu seolah mendapat sambutan hangat bukan hanya dari publik, tetapi juga dari rapor hijau para pemain Garuda yang berkiprah di Eropa.
Era baru sepak bola nasional resmi dimulai dengan kedatangan juru taktik berpengalaman tersebut. John Herdman tiba di Tanah Air pada Sabtu lalu.
Herdman membawa ekspektasi besar setelah resmi diumumkan sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu dikenal sebagai spesialis turnamen besar yang dinilai tepat untuk membawa Garuda melangkah lebih jauh di level internasional.
Rekam jejak Herdman memang tak main-main dan jarang dimiliki pelatih lain. Ia tercatat sebagai satu-satunya pelatih di dunia yang sukses mengantarkan tim nasional putra dan putri dari satu negara lolos ke Piala Dunia.
Ia pernah membawa tim putri Selandia Baru tampil di Piala Dunia dan meraih dua medali perunggu Olimpiade. Prestasi tersebut dilengkapi dengan keberhasilannya mengantar Kanada kembali ke Piala Dunia 2022 setelah penantian panjang selama 36 tahun.
- PSSI
Tugas perdana Herdman bersama Timnas Indonesia sudah menanti dengan jadwal yang padat. Ia akan memimpin Skuad Garuda di ajang FIFA Series pada Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, sebelum melanjutkan kiprah di FIFA Matchday dan Piala AFF pada pertengahan tahun.
Menariknya, Herdman belum juga memimpin latihan perdana, tetapi sudah menerima “kado selamat datang” yang menyenangkan. Sejumlah pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa tampil impresif sepanjang akhir pekan ini.
Penampilan gemilang para pemain tersebut menjadi modal awal yang sangat berharga. Rapor positif ini memberi gambaran awal tentang potensi skuad yang akan ia tangani dalam waktu dekat.
Kevin Diks (Borussia Mönchengladbach)
Kabar paling menggembirakan datang dari Bundesliga Jerman, saat Kevin Diks tampil impresif ketika Borussia Mönchengladbach melumat Augsburg 4-0. Bek serbabisa ini tidak hanya solid menjaga pertahanan selama 90 menit, tetapi juga menyumbangkan satu gol untuk kemenangan timnya.
Secara statistik, Diks mencatatkan akurasi umpan mencapai 91 persen dan tampil kokoh dengan total 12 kontribusi defensif. Ia juga aktif membantu serangan dengan melepaskan delapan umpan ke sepertiga akhir lapangan, menunjukkan kesiapan menjadi senjata penting dalam transisi permainan.
Justin Hubner (Go Ahead Eagles)
Duel sesama pemain Indonesia tersaji di Eredivisie Belanda, dan Justin Hubner sukses mencuri perhatian meski timnya bermain imbang 2-2 melawan Fortuna Sittard. Bermain penuh 90 menit, Hubner menunjukkan dominasi udara dengan mencatatkan lima sapuan kepala untuk mengamankan pertahanan.
Yang paling istimewa, Hubner mencetak satu gol dari satu-satunya tembakan yang ia lepaskan. Dengan akurasi umpan 88 persen dan enam sapuan bersih, pemain yang dijuluki “The Preman” itu kian matang dan siap menjadi pilar utama di era Herdman.
- Fortuna Sittard Official
Jay Idzes (Venezia)
Meski Venezia harus mengakui keunggulan AS Roma dengan skor 0-2, penampilan Jay Idzes tetap layak mendapat apresiasi. Bek tengah yang akrab disapa Bang Jay ini tampil tenang dan minim kesalahan dalam distribusi bola selama 90 menit.
Statistik mencatat Idzes membukukan akurasi umpan nyaris sempurna, yakni 97 persen atau 29 dari 30 umpan sukses. Ia juga mencatatkan lima kontribusi bertahan dan empat sapuan, menunjukkan mentalitas kuat di bawah tekanan lawan sekelas Roma.
Dean James (Go Ahead Eagles)
Rekan setim Justin Hubner, Dean James, juga tampil solid saat Go Ahead Eagles ditahan imbang Fortuna Sittard. Bermain selama 74 menit, Dean James berperan menjaga keseimbangan permainan dengan akurasi umpan mencapai 86 persen.
Pemain sayap tersebut turut menciptakan satu peluang matang dan memenangkan seluruh duel udara yang dihadapinya. Konsistensinya di level tertinggi Liga Belanda memberikan opsi taktis menarik bagi John Herdman untuk memperkaya variasi serangan Skuad Garuda.
(sub)