- Kolase tvOnenews.com
John Herdman Sampai Rela Boyong Istri dan Anak Tinggal di Indonesia: Kita Harus Memahami Negara Ini
"Anda tahu, itu nyaris tercapai, sangat dekat, tetapi pada akhirnya gagal. Dan, kita harus memahami di mana letak kesenjangan itu."
Untuk itu, Herdman mulai membangun komunikasi langsung dengan para pemain kunci.
"Itu dilakukan dengan berbicara kepada kapten, membentuk kelompok kepemimpinan untuk benar-benar memahami apa yang mereka alami," terangnya.
Herdman menilai pembenahan internal menjadi fondasi penting sebelum berbicara soal hasil.
"Jadi ini adalah periode untuk mendengar, memahami, memastikan bahwa semua pihak yang perlu saya dengarkan benar-benar didengar. Setelah itu, baru mengambil tindakan," jelas eks pelatih Timnas Kanada ini.
Ia menekankan pentingnya standar tinggi, sistem yang jelas, serta struktur performa modern agar Timnas Indonesia mampu bersaing secara konsisten.
Agenda FIFA Series pada Maret disebut Herdman sebagai momentum pertama untuk mulai menerapkan ide-idenya di lapangan.
"Ini adalah langkah penting. Kami memiliki peluang yang sangat baik pada bulan Maret untuk mengambil langkah pertama bersama," kata Herdman.
Tak menunggu lama, pelatih berusia 50 tahun itu mengaku sudah mulai bekerja sejak hari pertama.
"Saya sudah mulai berkomunikasi dengan kapten dan beberapa pemimpin kunci. Saya telah menghubungi lebih dari 60 pemain untuk memberi tahu mereka bahwa saya ada di sini, saya mengamati," tutur dia.
Herdman diketahui telah tiba di Indonesia sejak Sabtu (10/1).
Ia datang bersama keluarga sebagai bentuk komitmen penuh untuk menetap dan bekerja total di Tanah Air.
Dalam menjalankan tugasnya, Herdman juga akan didampingi oleh Cesar Marius Philippe Meylan sebagai asisten pelatih.
PSSI resmi memperkenalkan Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada Selasa (13/1/2026). Dalam pernyataan perdananya, ia langsung menyampaikan ambisi besar.
“Ini kesempatan untuk membawa Indonesia ke panggung dunia,” ujar Herdman.
“Saya berharap bisa membawa pengalaman dan keahlian saya untuk membawa Indonesia ke panggung dunia,” imbuhnya.
Herdman menggantikan Patrick Kluivert dan dikabarkan dikontrak hingga 2027, dengan opsi perpanjangan sampai 2030 jika target tercapai.
Dengan pengalaman 15–20 tahun meloloskan tim ke Olimpiade dan Piala Dunia, Herdman menegaskan bahwa tugasnya kali ini bukan sekadar melatih.