- instagram.com/vvv_venlo_1903
Pascal Struijk hingga Dean Zandbergen OTW Gabung Timnas Indonesia? John Herdman Akui Punya Trik Jitu Yakinkan Pemain Keturunan Eropa Bela Garuda
Jakarta, tvOnenews.com – Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, menyiapkan jurus jitu demi meyakinkan para pemain keturunan di Eropa agar bersedia membela Garuda. Nama-nama tenar seperti Pascal Struijk hingga Dean Zandbergen pun disebut berpeluang mengenakan seragam Merah Putih.
Seperti diketahui, teka-teki sosok nakhoda baru Timnas Indonesia akhirnya terjawab dengan diperkenalkannya John Herdman secara resmi ke hadapan publik. Pelatih berkebangsaan Inggris itu hadir langsung dalam sesi konferensi pers yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/1/2026) pagi WIB.
Dalam sesi konferensi pers tersebut, John Herdman turut memperkenalkan sosok tangan kanannya, Cesar Meylan. Ia dipastikan bakal menjabat sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia.
Usai resmi diperkenalkan, tugas berat langsung menanti pelatih berusia 50 tahun tersebut untuk meningkatkan kualitas permainan dan kedalaman skuad Timnas Indonesia. Salah satu agendanya adalah melanjutkan program pencarian pemain keturunan Indonesia yang kini berkarier di kompetisi elite Eropa.
Herdman menyadari bahwa meyakinkan pemain berlevel Eropa untuk membela Indonesia bukan perkara mudah, mengingat banyaknya pilihan yang mereka miliki. Meski demikian, ia mengaku mempunyai pendekatan khusus dan trik jitu untuk meluluhkan hati para pemain diaspora.
“Ya, saya rasa tidak sulit melihat di mana para pemain terbaik berada dan kami berusaha membawa yang terbaik ke negara ini. Meyakinkan mereka bermain untuk Indonesia memang langkah besar karena ada banyak peluang lain bagi pemain-pemain tersebut,” ujar Herdman.
Strategi utama Herdman adalah menawarkan mimpi besar dan kesempatan langka untuk mencetak sejarah bersama sebuah bangsa yang memiliki gairah sepak bola luar biasa. Ia percaya daya tarik emosional ini jauh lebih kuat dibandingkan sekadar iming-iming materi.
- ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/YU
“Ketika para pemain melihat semangat ini dan peluang menjadi kelompok pertama yang membawa negara ke Piala Dunia, itu menjadi daya tarik besar. Hal serupa yang meyakinkan Stefano Eustáquio memilih Kanada ketimbang Portugal,” ungkapnya.
Selain mimpi sejarah, fanatisme suporter Indonesia juga menjadi senjata ampuh yang akan ia gunakan untuk meyakinkan pemain keturunan. Menurut Herdman, tidak banyak negara yang mampu menawarkan sensasi dukungan dari ratusan juta pasang mata.