- Instagram @lucmarijnissen
Rekan Setim Ragnar Oratmangoen Punya Darah Surabaya, Bagaimana Peluangnya Bela Timnas Indonesia?
tvOnenews.com - Pelatih baru Timnas Indonesia John Herdman tidak menutup kemungkinan bakal menambah pemain diaspora lagi ke skuadnya.
Apalagi dalam sebuah kesempatan, John Herdman berencana datang ke Eropa sehingga peluang untuk memanggil pemain baru ke Timnas Indonesia cukup besar.
“Pada akhir Januari atau awal Februari, saya akan pergi ke Eropa untuk melihat lingkungan latihan mereka pemain diaspora Timnas, mendengarkan pemain secara langsung, dan juga mencari pemain lain yang mungkin siap untuk bergabung,“ ujar Herdman.
John Herdman punya kriteria khusus dalam memilih pemain ke Timnas Indonesia, salah satunya kecerdasan taktikal hingga pengalaman internasional.
“Anda butuh pemain yang sudah merasakan intensitas dan kecerdasan taktik sepakbola dunia dan sepakbola internasional. Jadi, saya akan terus merekrut pemain yang memiliki karier bagus,“ tambahnya.
Karena hal itulah John Herdman memutuskan untuk mencari talenta ke Eropa. Apalagi, diaspora Indonesia di sana bisa terbilang tidak sedikit.
Elkan Baggott, Maarten Paes, Emil Audero, Marselino Ferdinan serta Ragnar Oratmangoen menjadi segelintir pemain Timnas Indonesia di Eropa.
- Instagram @lucmarijnissen
Namun, ada beberapa diaspora lainnya yang belum berkesempatan untuk dipanggil ke Timnas Indonesia bahkan proses naturalisasi masih jauh dari radar.
Yang bisa jadi pertimbangan dari John Herdman adalah Luc Marijnissen, bek jangkung asal Belanda yang saat ini bermain di Liga Belgia bersama FCV Dender.
Lahir di Roosendaal, Belanda pada 9 Januari 2003, Luc Marijnissen punya garis keturunan Indonesia dari kakeknya asal Jakarta dan neneknya dari Surabaya.
Berposisi sebagai bek tengah dengan tinggi proporsional 190 cm, Luc Marijnissen dirasa layak dipertimbangkan oleh John Herdman untuk Timnas Indonesia.
Nuansa Indonesia kian kental terhadap Luc Marijnissen ketika pemilik FCV Dender memperlancarkan sang pemain memakai bahasa Jawa pada Mei 2025 silam.
Ditambah dengan fakta bahwa Luc Marijnissen merupakan rekan setim dari Ragnar Oratmangoen, bintang Timnas Indonesia di klub Belgia, FCV Dender.
Rekam Jejak Luc Marijnissen
Berasal dari akademi BSC Roosendaal, Luc Marijnissen langsung dibajak klub kenamaan Belanda, NAC Breda. Ia berprogres di klub itu dari level U-17 dan U-21.
Belum sempat promosi ke tim senior NAC Breda, bek keturunan Surabaya tersebut ditransfer ke klub Belgia KSK Lierse Kempenzonen pada 2023.
Tampil gemilang di KSK Lierse selama dua musim, talenta Luc Marijnissen membuat tim rival di Liga Belgia FCV Dender mendatangkannya pada 2025.
Tidak main-main, FCV Dender harus menebus Luc Marijnissen dari KSK Lierse senilai €300 ribu. Tak percuma, ia langsung menyegel tempat utama di klub milik Sihar Sitorus itu.
Pada musim ini saja, Luc Marijnissen telah mengoleksi 24 caps dengan satu gol untuk FCV Dender. Nilai pasarnya pun meroket dua kali lipat menjadi €1,20 juta.
Meski tampil cukup oke bersama FCV Dender, namun Luc Marijnissen sama sekali belum pernah mendapat panggilan dari timnas Belanda bahkan sejak kelompok umur.
Situasi inilah yang bisa dimanfaatkan oleh pelatih John Herdman untuk menawari Luc Marijnissen supaya mau berganti paspor dan membela Timnas Indonesia.
Ragnar Oratmangoen yang merupakan rekan setim Luc Marijnissen juga dapat dijadikan agen dadakan untuk membujuk bek jangkung itu gabung skuad Garuda.
(han)