- persija.id
Sudah Capek-capek Terbang ke Eropa, John Herdman Malah Gagal Naturalisasi Pemain Baru untuk Timnas Indonesia
tvOnenews.com - PSSI memastikan belum ada agenda penambahan pemain naturalisasi dalam waktu dekat, meski pelatih Timnas Indonesia John Herdman baru saja melakukan perjalanan pemantauan ke Eropa.
Fokus utama saat ini bukan mencari wajah baru, melainkan memaksimalkan potensi skuad yang sudah tersedia menjelang FIFA Series Maret 2026.
Keputusan ini disampaikan langsung oleh anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga.
Ia menilai waktu yang tersisa terlalu sempit untuk menjalankan proses naturalisasi baru sebelum agenda internasional tersebut dimulai.
"Saya belum dapat kabar ya. Belum dapat kabar kalau ada apalagi kan ini terlalu dekat ya," ujar Arya Sinulingga kepada wartawan di GBK Arena, Jakarta, Senin (9/2/2026).
"Bulan Maret 2026, sekarang sudah bulan Februari 2026, terlalu dekat lah untuk terlalu dekat untuk melakukan naturalisasi lah. Pasti yang ada dulu, dia pengen tahu dulu pasti dia," tambahnya.
Dalam beberapa pekan terakhir, Herdman memang melakukan kunjungan ke Eropa untuk memantau langsung kondisi para pemain diaspora.
- Instagram/@sassuolocalcio
Langkah ini merupakan bagian dari proses adaptasi pelatih asal Kanada tersebut dalam memahami materi tim sejak mengambil alih kursi pelatih kepala.
Beberapa pemain yang dipantau antara lain Kevin Diks di Borussia Monchengladbach, Dean James bersama Go Ahead Eagles, serta kapten tim Jay Idzes yang bermain untuk Sassuolo.
Pemantauan langsung dinilai penting untuk melihat performa, kondisi fisik, hingga kesiapan pemain menghadapi agenda internasional.
Namun, Arya mengaku belum bisa memastikan apakah perjalanan tersebut juga digunakan untuk menjaring kandidat naturalisasi baru.
"Kami belum tahu. Nanti dia... atau mungkin dia ini, mungkin dia melihat yang ada dulu. Mungkin," ucap Arya.
Secara umum, PSSI memang menegaskan bahwa kebijakan rekrutmen pemain keturunan akan disesuaikan dengan kebutuhan pelatih.
Sejak beberapa tahun terakhir, naturalisasi menjadi bagian strategi federasi untuk memperkuat kedalaman skuad, namun prosesnya tetap mempertimbangkan faktor waktu, regulasi FIFA, serta kesiapan administrasi.
Menurut Arya, langkah penambahan pemain baru baru akan dibicarakan setelah Herdman mendapatkan gambaran menyeluruh tentang kekuatan tim.