- Arsenal.com
Calon Bintang Besar Berdarah Jakarta Ini Bikin Geger Eropa, Eligible Bela Timnas Indonesia
Dari sisi kemampuan, Demiane dikenal sebagai pemain yang fleksibel di lapangan. Posisi naturalnya berada di sayap kiri, tetapi ia juga mampu berperan sebagai gelandang serang hingga bek kiri ketika dibutuhkan.
Kemampuan bermain di beberapa posisi menjadi nilai tambah tersendiri. Timnas Indonesia yang tengah membangun skuad kompetitif tentu membutuhkan pemain dengan karakter serbabisa seperti dirinya.
Perjalanan karier Demiane juga menunjukkan grafik yang terus menanjak. Arsenal merekrutnya setelah memantau perkembangannya bersama Derby County U-18, klub yang ia bela selama dua musim setelah meninggalkan akademi West Bromwich Albion.
Menariknya, sebelum hijrah ke Arsenal, ia sudah menandatangani kontrak profesional pada usia 17 tahun bersama Derby County di EFL Championship. Langkah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kualitasnya telah diakui sejak usia muda.
Garis keturunan Indonesia dalam dirinya berasal dari sang ibu yang memiliki darah Indonesia–Mesir, sementara neneknya lahir di Tanah Air.
"Belanda, saya punya paspor Belanda. Nenek lahir di Jakarta. Jadi mama setengah Indonesia, setengah Belanda," ujarnya.
Meski lahir di Belanda, Demiane tumbuh dalam lingkungan sepak bola Inggris yang dikenal kompetitif. Pengalaman tersebut membentuk karakter bermain modern sekaligus mental bertanding yang kuat.
Bakatnya pun tidak lepas dari pengaruh sang ayah, Kemy Agustien, mantan pemain tim kelompok umur Belanda yang kemudian membela Curacao di level senior. Karier Kemy terbilang panjang dengan pengalaman di sejumlah klub seperti Birmingham City, Crystal Palace, hingga AZ Alkmaar.
Sorotan terhadap Demiane semakin tajam bukan hanya karena faktor keturunan, tetapi juga performanya di lapangan. Bersama Arsenal U-21, pemain bertinggi 182 sentimeter itu menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim.
Momen paling mencolok terjadi pada pekan ke-13 Premier League 2 musim 2025-2026 ketika ia mencetak hattrick dalam kemenangan telak 4-0 atas Leeds United U-21. Penampilan tersebut mempertegas reputasinya sebagai pemain ofensif yang produktif dan berbahaya. (dwi)