- Instagram @aaron.suitela
Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh, Dua Pemain Keturunan Indonesia Dilirik Klub Spanyol
tvOnenews.com - Masa depan Timnas Indonesia kembali memberikan sinyal positif.
Di tengah upaya regenerasi dan pencarian talenta diaspora, dua pemain muda berdarah Indonesia kini membuka pintu peluang di Spanyol.
Kabar ini bukan sekadar rumor biasa. Dua nama berbeda tetapi sama-sama memiliki darah Indonesia dan kesempatan emas di Negeri Matador.
Tony Kouwen Dapat Undangan Trial di Atletico Madrid
- Instagram @tonykouwengk
Sorotan pertama tertuju pada Tony Kouwen, penjaga gawang muda yang mendapat kesempatan istimewa untuk menjalani trial bersama klub raksasa La Liga, Atlético Madrid.
Kabar ini pertama kali diungkap oleh akun Instagram @futboll.indonesiaa.
"Kiper berdarah Indonesia, Tony Kouwen mendapatkan undangan trial bersama Atletico Madrid selama satu minggu,"
Bergabung dalam sesi evaluasi di klub sebesar Atletico tentu bukan hal sembarangan.
Klub yang bermarkas di Stadion Civitas Metropolitano ini dikenal memiliki sistem pembinaan ketat serta reputasi kuat dalam mencetak pemain berkualitas.
Di bawah arahan pelatih seperti Diego Simeone, Atletico menjelma menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola Spanyol dan Eropa dalam satu dekade terakhir.
Menariknya, momen trial Tony juga diiringi sinyal tersirat kepada federasi sepak bola Indonesia.
Sang ibu, Corrina Kouwen, mengunggah momen latihan Tony di fasilitas Los Rojiblancos dan menandai akun resmi @timnasindonesia.
Langkah tersebut memunculkan spekulasi bahwa pihak keluarga terbuka terhadap kemungkinan membela Merah Putih di masa depan.
Jika perkembangan Tony terus positif, bukan tidak mungkin ia masuk radar pemantauan PSSI.
Bagi Indonesia, kehadiran penjaga gawang dengan pengalaman pembinaan di Spanyol tentu menjadi aset berharga.
Aaron Liam Suitela Siap Jalani Trial Sebulan di SD Huesca
Nama kedua adalah Aaron Liam Suitela. Berbeda dengan Tony yang berposisi sebagai kiper, Aaron dikenal sebagai pemain lapangan yang sudah lebih dulu mencicipi atmosfer pemusatan latihan Timnas Indonesia kelompok usia.
Menurut laporan akun Instagram @bolavers24:
"Pemain keturunan yang pernah dipanggil untuk TC bersama Timnas Indonesia U-17 pada 2023 yakni Aaron Liam Suitela akan menjalani trial di Spanyol bersama SD HUesca,"
"Aaron akan berangkat ke Spanyol pada bulan Maret nanti dan akan menjalani trial selama 1 bulan,"
Klub yang akan menjadi tempat trial Aaron adalah SD Huesca, tim yang pernah merasakan atmosfer kompetisi tertinggi Spanyol, La Liga, dan kini dikenal aktif mengembangkan talenta muda.
Sebelumnya, Aaron sempat dipanggil mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-17 sebagai bagian dari persiapan menuju Piala Dunia U-17 2023.
Meski tidak masuk skuad final yang saat itu ditangani pelatih Bima Sakti, pengalaman tersebut menjadi batu loncatan penting dalam perjalanan kariernya.
Trial satu bulan di Spanyol akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Aaron.
Durasi yang lebih panjang dibanding Tony memberi peluang evaluasi lebih menyeluruh dari tim pelatih Huesca, mulai dari teknik, fisik, hingga adaptasi taktik.
Bukan tanpa alasan banyak pemain muda dunia bermimpi menembus akademi klub Spanyol.
Kompetisi usia muda di sana dikenal kompetitif dan sangat teknis.
Klub-klub Spanyol terkenal mengutamakan penguasaan bola, kecerdasan taktik, serta disiplin posisi sejak level akademi.
Bagi pemain berdarah Indonesia, kesempatan ini bukan hanya soal kontrak profesional, tetapi juga peningkatan kualitas permainan yang kelak bisa berdampak besar bagi Timnas Indonesia.
Munculnya Tony Kouwen dan Aaron Liam Suitela menambah daftar panjang talenta diaspora yang berpotensi memperkuat Merah Putih.
Dalam beberapa tahun terakhir, PSSI memang aktif memantau pemain keturunan di Eropa sebagai bagian dari strategi peningkatan daya saing tim nasional.
Jika keduanya mampu memanfaatkan peluang di Spanyol dengan baik, bukan mustahil pintu karier profesional terbuka lebar.
Kini, publik tinggal menanti, apakah trial ini akan menjadi awal dari perjalanan besar mereka di Eropa dan mungkin juga bersama Garuda?
(tsy)