- Facebook - Borussia Mönchengladbach
John Herdman Dapat Kabar Buruk dari Kevin Diks Jelang FIFA Series 2026, Bek Timnas Indonesia Sedang Alami Masa-masa Sulit
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendapat kabar buruk dari Kevin Diks jelang FIFA Series 2026. Situasi Borussia Monchengladbach yang sedang terpuruk di papan bawah menjadi penyebab.
Kevin Diks membuka suara mengenai situasi sulit yang tengah dihadapi timnya di kompetisi Liga Jerman musim ini. Bek Timnas Indonesia itu menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit agar tidak terus terpuruk dalam periode negatif.
Pemain berusia 28 tahun tersebut mengakui bahwa perjalanan musim perdananya bersama Borussia tidak berjalan mulus. Meski secara individu mendapatkan banyak menit bermain, ia tetap merasa belum puas karena performa tim belum stabil.
Dalam beberapa pekan terakhir, Borussia memang mengalami penurunan performa yang cukup tajam. Hasil buruk yang beruntun membuat posisi mereka di klasemen semakin tertekan dan meningkatkan tekanan dari berbagai pihak.
Situasi ini membuat Kevin Diks menilai timnya harus segera menemukan solusi konkret. Ia percaya konsistensi dan kerja keras menjadi kunci untuk kembali ke jalur kemenangan.
“Bisa dibilang, musim ini berliku-liku. Kami tidak memulai musim dengan baik, lalu kami mengalami periode yang sangat kuat. Saat ini, hasil positif kembali mengering. Secara pribadi, ini musim yang cukup baik karena saya mendapatkan banyak menit bermain. Tetapi sebagai tim, kami tidak mendapatkan hasil yang kami butuhkan saat ini. Dan karena itu, saya secara pribadi juga tidak puas," ujar Kevin Diks dikutip dari situs Borussia Monchengladbach.
Borussia saat ini diketahui belum meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir Bundesliga. Rentetan hasil negatif tersebut menjadi alarm bahaya bagi tim untuk segera berbenah sebelum terlambat.
Namun, Diks tetap optimistis timnya mampu bangkit dalam waktu dekat. Ia menilai mentalitas dan konsistensi akan menentukan nasib tim ke depan.
“Konsistensi adalah kuncinya. Kita harus melakukan segala sesuatunya dengan benar dan mengeksekusinya dengan rapi, minggu demi minggu, jika kita ingin membalikkan keadaan. Saya yakin kita bisa melakukannya, tetapi tentu saja itu perlu terjadi secepat mungkin. Pada saat yang sama, kita tidak bisa mulai mempertanyakan semuanya, karena kita sudah menunjukkan bahwa kita bisa sukses. Sekarang saatnya untuk membangun kesuksesan itu lagi dan kembali memenangkan pertandingan," katanya.