news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk.
Sumber :
  • Instagram @pascalstruijk

Pascal Struijk Tak Habis Pikir dengan Fans Garuda, Sudah Tolak Bela Timnas Indonesia Namanya Tetap Diserbu

Pascal Struijk angkat bicara soal derasnya permintaan suporter Garuda agar ia dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. Tegaskan masih mimpi bela De Oranje.
Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:40 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan pemain keturunan yang berkarier di Eropa.

Kali ini, sorotan mengarah kepada bek tangguh Pascal Struijk, yang angkat bicara soal derasnya permintaan suporter Garuda agar dirinya bersedia dinaturalisasi.

Padahal hingga kini proses naturalisasi belum pernah benar-benar berjalan, nama Struijk sudah lebih dulu ramai dibahas publik Indonesia.

Pascal Struijk
Sumber :
  • REUTERS/Scott Heppell

Bek Leeds United itu pun mengaku terkejut sekaligus terhibur melihat antusiasme luar biasa dari suporter Tanah Air.

Dalam wawancara bersama ESPN Belanda pada Rabu (18/2/2026), Struijk membahas berbagai hal, mulai dari performanya di Premier League, duel melawan Erling Haaland, hingga peluang membela Indonesia dan ambisinya bersama Timnas Belanda.

“Saya senang melihat bagaimana para penggemar di sana dan betapa mereka sangat ingin saya ke sana,” ujar Struijk.

Ia mengaku kolom komentar Instagram-nya kerap dipenuhi pesan dari suporter Indonesia.

Pemain keturunan Indonesia Pascal Struijk di Leeds United
Sumber :
  • REUTERS/Chris Radburn

“Itu menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara sepak bola yang sangat besar. Semua penggemar yang berkomentar di bawah unggahan Instagram saya, itu cukup lucu,” tambahnya.

Meski tersanjung dengan perhatian tersebut, Struijk menegaskan bahwa membela Indonesia bukan fokusnya saat ini.

Prioritas utamanya adalah menyelesaikan musim dengan kuat bersama Leeds United.

"Itu bukan sesuatu yang saya fokuskan. Saya ingin mengakhiri musim ini dengan kuat bersama Leeds United. Kami ingin bertahan di Premier League dan finis setinggi mungkin," tegasnya.

Musim ini, bek berusia 26 tahun itu tampil konsisten di Premier League. Ia telah mencatatkan 24 penampilan dan beberapa kali dipercaya mengenakan ban kapten.

Performa stabil tersebut menjadi modal penting dalam mengejar target pribadinya: menembus skuad senior Timnas Belanda.

Struijk, yang lahir di Deurne, Belgia, pada 11 Agustus 1999, pernah membela Timnas Belanda U-17 pada 2016. Namun hingga kini, kesempatan di tim senior belum datang.

“Mari berharap hal itu akan terjadi suatu saat nanti,” ujarnya soal peluang memperkuat De Oranje.

Ia menegaskan bahwa membela Belanda adalah impian besarnya.

“Bermain untuk tim nasional Belanda masih selalu menjadi impian bagi saya. Itu tergantung pada bagaimana performa saya di lapangan. Anda harus memastikan pelatih tidak bisa mengabaikan Anda. Sejauh ini saya bermain dengan baik, jadi saya berharap bisa terus seperti ini,” ungkapnya.

Dengan performa yang dinilai cukup konsisten, ia berharap dapat menarik perhatian pelatih Belanda, Ronald Koeman.

Struijk memang memiliki darah Indonesia dari pihak ibunya. Ia menjelaskan bahwa kakek dan neneknya berasal dari Hindia Belanda sebelum akhirnya menetap di Belgia.

“Kakek dan nenek saya meninggalkan Hindia Belanda, jadi memang saya punya koneksi dengan Indonesia. Orang-orang Indonesia tampaknya sadar kalau saya punya roots Indonesia, tapi saya heran mereka tahu dari mana,” ujarnya.

Meski memiliki garis keturunan Indonesia dan memenuhi regulasi FIFA untuk berganti federasi, hingga kini belum ada sinyal kuat bahwa ia akan membuka pintu untuk Timnas Indonesia.

Bagi pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, situasi ini menjadi tantangan tersendiri. Struijk jelas memiliki kualitas yang bisa memperkuat lini belakang Garuda, apalagi dengan pengalaman reguler di Premier League. (asl)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral