news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pascal Struijk.
Sumber :
  • REUTERS/Scott Heppell

John Herdman Gigit Jari, 4 Pemain Diaspora Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia, Ada Bintang Eropa Rp 347 Miliar

Upaya Timnas Indonesia menambah kekuatan jelang agenda internasional 2026 terus digencarkan. Berikut 4 pemain keturunan yang tegas tolak gabung skuad Garuda.
Minggu, 1 Maret 2026 - 14:53 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Upaya Timnas Indonesia untuk menambah kekuatan jelang agenda internasional 2026 terus digencarkan.

Di bawah komando pelatih anyar, John Herdman, pendekatan terhadap para pemain diaspora kembali dihidupkan.

Bahkan, Herdman dikabarkan siap terbang langsung ke Eropa demi melakukan komunikasi personal dengan sejumlah target.

John Herdman dan skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | : canadasoccer.com - X @timnasindonesia

Strategi pendekatan ini diharapkan bisa meluluhkan hati para pemain berdarah Indonesia yang merumput di liga top Eropa.

Namun realitanya tak semanis rencana. Sejumlah nama yang sempat dikaitkan dengan skuad Garuda justru secara terbuka masih memprioritaskan karier internasional bersama negara Eropa. 

Berikut empat pemain yang hingga kini belum bersedia mengenakan seragam Merah Putih.

1. Pascal Struijk

Bek jangkung milik Leeds United ini menjadi salah satu nama yang paling sering dikaitkan dengan Indonesia.

Pemain keturunan Indonesia, Pascal Struijk
Sumber :
  • Instagram @pascalstruijk

Struijk memiliki garis keturunan Indonesia dari ibunya dan secara regulasi FIFA memenuhi syarat untuk berganti federasi.

Dengan tinggi menjulang sekitar 190 cm, ia dikenal sebagai bek modern: kuat dalam duel udara, tenang saat menguasai bola, dan punya distribusi umpan yang rapi dari lini belakang.

Pengalamannya di kompetisi Inggris jelas akan menjadi tambahan besar bagi pertahanan Garuda.

Namun dalam beberapa kesempatan, pemain Rp 347 miliar itu menegaskan fokus utamanya tetap pada Timnas Belanda.

“Bermain untuk negara ibu saya (Indonesia) bukanlah sesuatu yang saya fokuskan. Belanda? Mari berharap itu terjadi suatu hari nanti,” tegas Struijk, dilansir dari ESPN.

2. Jayden Oosterwolde

Pemain keturunan Indonesia, Jayden Oosterwolde
Sumber :
  • Instagram @jaydenoosterwolde

Nama berikutnya adalah Jayden Oosterwolde, pemain serbabisa yang kini memperkuat Fenerbahçe S.K.. Ia memiliki darah Indonesia dari sang ibu dan juga bisa membela Suriname.

Meski kerap ditanya soal kemungkinan memperkuat Indonesia, Oosterwolde menegaskan bahwa target utamanya adalah menembus skuad Belanda.

Ia merasa masih memiliki peluang untuk bersaing di level tersebut dan ingin memperjuangkannya sampai batas maksimal.

“Saya masih ingin bermain untuk Belanda. Saya merasa punya peluang dan itulah hal yang ingin saya perjuangkan,” kata Jayden Oosterwolde kepada A Spor dikutip dari @TimnasXtra.

3. Laurin Ulrich

Gelandang Jerman berdarah Surabaya, Laurin Ulrich
Sumber :
  • Instagram @laurin.ulrich

Berbeda dengan dua nama sebelumnya, Laurin Ulrich masih menyisakan secercah harapan.

Pemain muda milik VfB Stuttgart yang sempat dipinjamkan ke ini saat ini fokus membela tim kelompok usia Jerman.

Ia mengakui mengetahui adanya ketertarikan dari Indonesia. Namun untuk sekarang, prioritasnya tetap berkembang bersama Jerman. Meski begitu, Ulrich tidak menutup pintu sepenuhnya.

“Saya tahu ada permintaan (untuk membela Timnas Indonesia), tapi saya kini bermain untuk Jerman. Saya menilai itu penting bagi saya,” kata Laurin Ulrich dikutip dari Podcast FC Madgeburg.

“Namun, saya tidak akan pernah bilang tidak. Jadi, saya tidak sepenuhnya menutup kemungkinan (membela Timnas Indonesia),” tegas Ulrich.

Pernyataan itu menjadi satu-satunya celah optimisme di tengah daftar panjang pemain yang memilih menunggu panggilan Belanda atau Jerman.

4. Million Manhoef

Million Manhoef
Sumber :
  • instagram/million.m_

Striker muda yang kini memperkuat Stoke City F.C. ini juga menegaskan ambisinya.

Meski memiliki peluang membela Indonesia dan Suriname, Manhoef secara terbuka menyatakan ingin menembus tim senior Belanda.

Saat ini ia aktif memperkuat tim kelompok umur Belanda seperti U-21 dan U-23, bukan tim senior. Fokusnya adalah tampil konsisten di level klub agar bisa menarik perhatian pelatih Belanda.

"Untuk saat ini saya belum mempertimbangkan untuk pindah. Saya punya tujuan untuk masuk ke tim utama (Belanda)," pungkas Million Manhoef.

Dengan nilai pasar yang terus meningkat dan peran pentingnya di Stoke City, Manhoef jelas menjadi aset menarik.

Secara regulasi FIFA, keempat pemain tersebut memenuhi syarat untuk membela Indonesia. Namun keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan masing-masing pemain.

Meski masih bermimpi bela Belanda dan Jerman, dinamika sepak bola bisa berubah cepat. Cedera, persaingan ketat, atau perubahan pelatih di negara asal bisa membuka peluang baru. (asl)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:05
01:16
01:24
18:14
09:15
06:50

Viral