- Instagram @pascalstruijk
Pascal Struijk Kaget Bukan Main, Masih Diserbu Fans Garuda Meski Tolak Mentah-mentah Bela Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Nama Pascal Struijk kembali jadi perbincangan hangat di kalangan suporter Timnas Indonesia.
Bukan karena rumor transfer, melainkan derasnya dorongan agar dirinya bersedia dinaturalisasi dan membela Merah Putih.
Namun respons Struijk cukup tegas. Meski mengaku senang dan terhibur dengan antusiasme fans Indonesia, ia menegaskan bahwa prioritasnya tetap satu yaitu memperjuangkan tempat di Timnas Belanda.
- REUTERS/Scott Heppell
"Saya senang melihat bagaimana para penggemar di sana dan betapa mereka sangat ingin saya ke sana," ujar Struijk dikutip dari ESPN Belanda, Rabu (18/2/2026).
Lebih lanjut, bek milik Leeds United itu mengaku cukup terkejut dengan respons luar biasa dari publik Indonesia.
"Itu menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara sepak bola yang sangat besar. Semua penggemar yang berkomentar di bawah unggahan Instagram saya, itu cukup lucu," kata Struijk.
Ia bahkan mengaku heran bagaimana para suporter bisa mengetahui garis keturunannya.
Struijk memang memiliki darah Indonesia dari sang ibu. Kakek dan neneknya diketahui berasal dari Hindia Belanda sebelum akhirnya menetap di Belgia.
Namun ia tak menyangka informasi tersebut menyebar luas hingga membuat akun media sosialnya dibanjiri komentar dari netizen Indonesia.
Menurutnya, fenomena itu menunjukkan betapa besar gairah sepak bola di Indonesia. Ia menyebut komentar-komentar tersebut cukup lucu sekaligus menghibur.
"Kakek dan nenek saya meninggalkan Hindia Belanda, jadi memang saya punya koneksi dengan Indonesia. Orang-orang Indonesia tampaknya sadar kalau saya punya roots Indonesia, tapi saya heran mereka tahu dari mana," ucap Struijk dalam kesempatan berbeda.
- REUTERS/Chris Radburn
Di tengah rumor naturalisasi, Struijk menegaskan fokusnya saat ini bukan soal pindah federasi. Target utamanya adalah menutup musim dengan kuat bersama Leeds United.
Musim ini, pemain berusia 26 tahun itu tampil konsisten di Premier League dengan 20 penampilan dan bahkan beberapa kali dipercaya mengenakan ban kapten.
Ia ingin membantu Leeds bertahan di kasta tertinggi dan finis setinggi mungkin.
Baginya, performa klub adalah kunci jika ingin membuka peluang ke level internasional.
Struijk pernah memperkuat Belanda di level U-17 pada 2016, tetapi belum mencicipi debut di tim senior. Ia berharap suatu hari nanti bisa mendapat panggilan dari pelatih Belanda, Ronald Koeman.
- X/LUFC
Bek kelahiran Deurne, Belgia, 11 Agustus 1999 itu menegaskan bahwa membela Belanda tetap menjadi impian terbesarnya. Ia percaya jika terus tampil konsisten di level tertinggi, kesempatan tersebut bisa datang.
Menurutnya, pemain yang tampil di kompetisi elite layak mendapatkan peluang. Namun keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih nasional.
Hingga saat ini, peluang Struijk membela Timnas Indonesia masih sebatas harapan suporter. Tidak ada indikasi bahwa ia sedang memproses perpindahan federasi.
Meski demikian, pernyataannya yang tetap menghargai antusiasme fans Indonesia menunjukkan hubungan emosional itu memang ada, hanya saja bukan menjadi prioritas utama dalam karier internasionalnya.
Artinya, pelatih John Herdman mau tak mau harus menunggu. Jika suatu hari pintu Timnas Belanda tak kunjung terbuka, barulah kemungkinan itu bisa berubah. (asl)